Pernyataan Cinta Rafandra

1647 Words

Dengan napas dalam, Rafandra menatap Pak Gunawan dan Ibu Sekar. “Maaf Om, Tante... Saya sangat menghargai niat baik keluarga. Tapi saya masih belum ada rencana untuk menikah atau bertunangan dalam waktu dekat. Ayah baru saja pergi. Saya masih harus kuliah dan menjadi tulang punggung keluarga. Rasanya tidak bijak jika saya menambah beban tanggung jawab sebelum saya siap.” Rahmah menunduk lebih dalam. Wajahnya tak menunjukkan kekecewaan, seolah ia sudah bisa menebak penolakan itu. Pak Gunawan sempat terdiam beberapa detik, sebelum akhirnya tersenyum maklum. “Tidak apa-apa, Raf. Kami paham. Yang penting kamu tidak menutup pintu silaturahmi.” Ibu Sekar juga tersenyum, meski samar. “Kami hanya menyampaikan amanah dan niat baik. Selebihnya, biarlah waktu yang bicara.” Rafandra mengangguk h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD