Setelah dipikirkan matang-matang, pada akhirnya wanita itu menerima pilihan untuk tak meminta ending berpisah sesegera mungkin kepada Angelo. ‘Tak ada salahnya untuk menjalani dahulu.’ Batinnya terus menerus berkata begitu. Dengan kemantapan untuknya agar berpindah ke lain hati dan ditambah dengan bagaimana dirinya memang harus melupakan seseorang yang sudah jauh di benua lainnya. Gadis itu sudah berada di tempat yang menjadi pengisi aktivitasnya. Sekolah alias tempat kursus. Dia sedang duduk sambil melihat sekelilingnya, menuliskan apa yang menjadi tugasnya sebelum memasuki kelas. Drrrt … drrtt … drrttt …. Smartphone miliknya terus menerus bergetar di dalam saku jaketnya. Dia pun melihat siapa orang yang telah menghubunginya. Meringis saat melihat nama Angelo yang muncul di balik lay

