Aryan pov "Bang Kak Amaya kemana sih? aku chat gak deliv sampe sekarang, apa ponselnya rusak?" Aku yang tengah menyuapkan nasi sayur bayam ke mulut mengangkat kepala menatap Elka yang kini melihatku penuh selidik. Jadi sampai sekarang wanita itu belum juga mengaktifkan ponselnya. Sudah dua minggu lebih dia pergi dari rumah Raven, entah kemana. Membuat Raven kelimpungan mencari kemana-mana. Tiap malam dia mencari sampai kepelosok kota, ke teman-teman kerjanya, ke tempat yang mungkin dikunjunginya. Tapi hasilnya nihil. Amaya juga meninggalkan pekerjaannya begitu saja. Raven hampir melapor polisi, frustasi karena tidak juga berhasil menemukan Amaya. Tiap malam kami akan mendekap di bar Danny setelah berputar mencari. Terkadang aku ikut menemaninya mencari tidak tega melihat Raven yang t

