Part 20

1842 Words

Author pov Raven mengangkat alis bingung mendapati ruang tamunya terang dan dia mencium aroma masakan dari dapur. Rencananya dia berniat mengajak Aryan ke bar Danny lagi tapi Aryan bilang lagi banyak kerjaan di kantor. Sedang Dira masih di Balikpapan. Jadi dia memutuskan langsung pulang setelah dari kantor. Raven berjalan ke dapur dan seketika berhenti ketika mendapati sepupunya yang sebulan lebih ini menghilang ada disana. Amaya menatapnya sambil tersenyum sambil sibuk menggoreng kentang. Raven memaku di tempat. Mengerjapkan matanya berkali-kali tapi bayangan di dapurnya tidak juga hilang. Amaya masih disana, memasak. "Sampai kapan kau akan berdiri di sana?" Suaranya bahkan persis seperti Amaya. Raven berjalan mendekat, berdiri di depan meja,"Ini sungguhan kau?" "Kemari," kata Amay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD