Prologue
TICKET
TO FISFOR.A
CONGRATULATION!
YOU ARE INVITED TO ATTEND "THE SECRET PARTY" WITH FISFOR.A THE PARTY SECRETLY WILL BE HELD,
SATURDAY, JANUARY 09TH 2024
FROM 7.00 PM UNTIL END
DRESS CODE :
LADIES : WHITE
MEN : BLACK
THE PLACE WILL BE ANNOUNCE COMING SOON
- PLEASE ATTEND THIS SPESIAL REUNION ON TIME
- FOR SOME FURTHER INFORMATION, PLEASE CONTACT :
Aloalondanila@gmail.com
Bputrabiru@gmail.com
Aku membaca surel yang dikirimkan oleh Alonda dan aku menutup mulutku. Rasa tidak percaya kurasakan. Apa benar? Itu Biru-ku? Biru yang selalu kutunggu-tunggu kepulangannya justru jadi panitia acara reunian dan aku tidak mengetahuinya?
Aku menarik napas dalam, sebetulnya akupun senang mendengarnya tapi mengapa ia tidak memberitahuku hal itu? Mengapa?
Brahmanta Putra Biru, pria yang tahun ini menginjakkan umur tiga puluh tahun. Wajahnya serupa lukisan Tuhan yang tak cacat sedikitpun. Sikap dan tutur bahasanya yang sangat sopan. Biru dengan semua pesona yang patut disombongkan sedangkan aku, Syaninda Nitisamasta adalah wanita sederhana yang sangat beruntung bisa masuk ke dalam hidupnya Biru, menggenggam hatinya sebentar lalu ia membawaku ke sebuah kisah bernama entah. Dahulu semuanya tampak indah, biasa namun perubahan sikapnya yang nyaris bertolak belakang kurun waktu tiga tahun ini membuat aku cemas dengan kisah ini.
Tiga tahun sudah masing-masing dari kita seperti menjauh dan sudah tak lagi berkomunikasi. Terkadang, Biru masih mengabari Tante Melli, mamanya Biru. Tapi tidak dengan diriku. Mungkin, apa yang aku dan Biru rasakan serta pikirkan adalah menganggap hubungan kami telah berakhir begiu saja.
“Syani~”
Aku menoleh ke arah suara yang memecahkan lamunanku. Tante Melli menaruh piring yang berisikan bolu pisang kukus yang baru saja ia pelajari dari buku resep yang ia ceritakan padaku.
“Tante panggil Biru, dulu ya.”
Apa?
Tante Melli bilang apa?
Biru ada di sini?
Aku tertegun, hatiku mencelos