22. Kesempatan

1616 Words

Kamalea tahu jika kini dirinya tengah berada di alam mimpi. Pemandangan hijau, langit biru, bahkan kicauan burung yang terdengar tidak memungkinkan ada di kota penuh polusi seperti yang ia tinggali sekarang. Bahkan gedung pencakar langit tidak nampak sama sekali. Yang ada hanya rimbun pepohonan, hanya saja tidak ada gunung atau hal yang menunjukkan jika ia berada di kota lain.   Kamalea duduk termenung di sebuah bangku taman, di mana di depan sana terdapat danau dengan air yang begitu jernih. Bahkan dari posisinya duduk kini, wanita itu bisa melihat ikan koi yang saling berkejaran. Beberapa katak terlihat melompat di antara bunga teratai yang kini bermekaran di tengah danau. Pemandangan yang seringnya ia lihat di film animasi itu kini tersaji jelas di matanya. Bahkan saat ia menarik napa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD