09

880 Words

Walter melepas kacamatanya, saat mendengar ada suara-suara di luar tempat kerjanya. Ia lalu beranjak berdiri dan bergegas keluar dari ruangannya, menuju ke sumber suara, yang rupanya berasal dari ruang tengah. Sesampainya di sana, ia menemukan anak laki-laki dengan rambut pirangnya yang tampak acak-acakan, berikut juga dengan seragamnya. Yah, dia Jiles. Namun dari sorot mata, serta pergerakan tubuhnya, Walter menyadari kalau ada sesuatu yang janggal padanya. "Dimana Jina?" tanyanya, yang membuat Walter tersadar dari lamunannya. Aneh. Batin Walter. Ia tampak lebih tenang, tidak terlihat seperti seseorang yang baru terkena anxiety. "Dia pergi, dan tidak tahu ada dimana sekarang," papar Walter. "Kau pamannya 'kan? Kau tahu tidak kalau dia sinting?" tanya Jiles. 'Dia orang lain,' batin W

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD