Alia sedang berada di depan kompor, memasak mie instan. Setelah mengungkapkan perasaan mereka masing-masing sampai Alia menangis haru, kembali Fahri dan Alia bermain cinta sehingga membuat Alia kembali menjerit nikmat. Senyuman manis tidak pernah lepas menghiasi wajah Alia. Wajah wanita itu terlihat seperti wajah wanita yang telah terpuaskan nafkah batinnya dan itulah yang memang sebenarnya terjadi dengan Alia. Memikirkan hal itu membuat wajah Alia merona malu, tetapi dia tidak menyesal menyerahkan tubuhnya untuk dinikmati oleh Fahri, karena nyatanya pria itu juga memberikan kenikmatan yang belum pernah diberikan oleh Rizky suaminya selama mereka menikah. Memikirkan Fahri dan apa yang pria itu perbuatan, kembali membuat kewanitaan Alia terasa lembab dan basah membuat wanita itu berdiri

