Alia 15

1622 Words

Mata Fahri fokus melihat Alia di depannya yang begitu menggoda. Pria itu lalu dengan pelan menarik turun celana pendeknya yang terasa sesak dari tadi, membebaskan kejantanannya yang telah tegang dan membesar. Fahri berdiri dengan gagah dihadapan Alia yang memperhatikan dirinya dengan tatapan penuh minat dan hasrat. Mata bening itu menelusuri tubuh kekar Fahri dan berhenti di kejantanan Fahri yang berdiri kokoh. Benda Kokoh itu telah membuat Alia bisa merasakan kenikmatan surgawi yang membuat wanita itu menjadi ketagihan, ingin terus merasakan. "Lepaskanlah celemek itu, Yang" kata Fahri lembut. Mendengar ucapan Fahri, segera Alia melepaskan kain yang menutupi tubuhnya. Sehingga sesaat kemudian tubuh ramping Alia telah polos tanpa sehelai benang pun, melekat di tubuh indah wanita itu. M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD