Rewrite—First Day I Had You

1430 Words

Ara tidak bisa menahan senyumnya sejak semalam. Rasanya seperti mimpi. Bahkan ia beberapa kali mencubit pipinya, memastikan ia benar-benar sedang berada di dunia nyata. Gama yang melihat itu hanya bisa mengernyit kebingungan dengan tingkah Ara. “Lo ngapain, sih?” tanya Gama pada akhirnya, membuat Ara menoleh. “Memastikan sesuatu,” jawab Ara berhenti mencubit pipinya. “Memastikan pipi lo eggak chubby?” Ara mendengkus, lalu memukul lengan Gama agak keras. “Ngasal! Pokoknya memastikan sesuatu!” kata Ara. Gama terkekeh pelan, lalu mengusap puncak kepala gadis itu. Ara sungguh manis. Dan ia sudah menyadari itu ketika pertama kali bertemu saat Ara tengah mencari kelincinya. Ara kembali memakan makan siang miliknya, sedangkan Gama hanya diam menatap gadis itu melakukan aktifitasnya. “Ekhem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD