"Azqila kamu di sini sayang?........" refleks Azqila, Aulia dan Cindy menoleh ke arah datangnya, "kamu.......,-----" ucap Azqila menatap tak percaya dengan siapa yang ada di hadapannya saat ini,
"Aku dari kemaren cariin kamu tapi kamu gak ada terus, maaf ya sayang aku baru bisa datang lagi kesini"
"memang ada urusan apa Lo sama Azqila sampai sampai nyariin dia?" jawab Aulia ketus "ko kamu nanya gitu sih, Azqila itu kan istri saya, ya terang saja saya nyariin dia" Azqila mendelik tajam ke arah Sony suami lima menit nya itu benar benar bermuka tebal rupanya, "hahahaha apa Lo bilang istri,,,,,,? heehhhhh bangun woiii... bangun ini udah siang sekalian hapus noh ileer yang nemplok di muka Lo yang busuk itu" sembur Aulia makin tajam, dia paling anti sama laki laki banci modelan kaya si Sony ini "Azqila sayang sudah Mas bilang kan kalau kamu jangan terlalu dekat sama si tomboi ini nanti kamu jadi terpengaruh sama kejelekan dia," braakkkk Aulia menggebrak meja kasar sampai sampai para pengunjung lain yang sedang makan siang di restoran tersebut melihat ke arah mereka, sadar jadi pusat perhatian Azqila menarik tangan Aulia agar duduk kembali dan mengusap lengannya agar sedikit tenang, lalu Azqila meminta maaf pada pengunjung lainnya yang merasa terganggu dengan keributan yang mereka lakukan, seharusnya Azqila yang marah disini tapi Azqila sudah terlalu malas untuk meladeni mantan suami Lima menit nya ini, "sudah lah Lia jangan buang buang nafas buat ngeladenin dia" ucap Azqila "Mas Sony ngapain lagi cari saya?" tanya Azqila formal dan merendahkan suaranya agar tidak menggangu orang lain "loh memang mas gak boleh cari istri mas sendiri?" tanya Sony seolah tidak ada yang terjadi di antara mereka, Aulia bahkan sampai memutar bola matanya malas dengan tingkah si b******k ini sedang Cindy diam saja hanya menjadi penonton setia "apa mbak Renata memukul kepala mas sampai mas hilang ingatan? jadi mas lupa kalau mas sudah menipu saya? mas bahkan mengaku masih bujangan dan menikah dengan saya lalu kepergok istri pertama mas dan mas kemudian menceraikan saya dan lebih parahnya lagi mas memfitnah saya dengan mengatakan kalau saya yang menjebak mas, apa mas lupa semua itu?" tanya Azqila lagi, dia sampai bingung kenapa bisa dia sempat sempat nya suka sama laki manipulatif kaya gini "sayang jangan salah faham, lagi itu mas terpaksa bilang begitu karena Renata itu orang nya jahat dia tidak segan segan akan melukai orang lain kalau dia marah makanya mas berusaha melindungi kamu supaya dia tidak menyakiti kamu sayang" Aulia bahkan sampai geregetan melihat tingkah tak tahu malu si b******k ini bisa bisanya dia menjelekan istrinya di depan orang lain lalu menjelekan Azqila di depan istrinya benar benar laki laki banci, "Hahhh dasar tidak tahu malu, siapa yang melindungi siapa disana, bukannya Lo yang nyari aman dengan melimpahkan kesalahan yang Lo buat dengan memfitnah sahabat gue apa Lo juga lupa orang bayaran yang Lo bawa untuk berpura pura jadi ayah Lo hah, gue jadi sangsi sama burung Kolibri Lo yang ada di balik celana itu asli apa enggak jangan jangan itu Made in Thailand lagi," sembur Aulia dengan bahasa nya yang cukup frontal, kalau sedang marah Aulia memang agak kurang bisa mengendalikan diri, makanya kata kata yang keluar pun tidak ada filternya seperti jalan tol bebas hambatan meluncur mulus tanpa macet "heh enak aja kamu ngomong ya, pake bilang burung Kolibri lagi , kamu belum tahu saja kalau burung aku ini kualitas premium dan asli buktinya Renata saja tidak mau aku tinggal" balas Sony bangga "cihhh kualitas premium bacot Lo" Aulia makin geram "udah mas jangan bikin ribut di sini gak enak di lihat orang orang mending mas pulang saja sana" Azqila mulai jengah sama mantan suami Lima menit nya ini , apalagi dia merasa gak enak sama orang lain bahkan sampai bawa bawa burung segala hadeuhhhh,,, "sayang tapi mas mau kita pulang bareng ya, kamu kan masih istri aku," "astaghfirullah mas, harus berapa kali lagi aku bilang kalau mas bahkan sudah menceraikan aku sesaat setelah akad, mas ga amnesia kan? jadi saat ini kita tidak ada hubungan apa apa lagi oke, anggap saja kemaren aku sedang kurang waras karena mau mau nya di nikahi sama mas yang notabene masih punya istri" "tapi sayang mas kan mentalak kamu karena di paksa sama Renata jadi hukumnya tidak sah donk sayang" ucap Sony membela diri, Azqila sampai kehabisan kata kata mendengar ucapan mantan suami nya ini ,huuuhhhhh tarik nafas buang, tarik nafas buang, tarik nafas buang,, inhale exhale, sabar Qila sabar jangan sampai terpancing emosi... "terserah mas mau bilang apa tapi bagiku kita tidak ada hubungan apa apa lagi, sudah cukup sampai disini ya mas jangan di perpanjang lagi, mas tahu? gara gara mas, aku harus menanggung malu karena di tuduh pelakor, gara gara mas aku gak dapat pekerjaan yang aku impikan selama ini, jadi mulai saat ini aku mohon jangan ganggu aku lagi ya mas" ucap Azqila akhirnya "sampai kapanpun mas akan tetap menganggap kamu adalah istri mas Azqila, mas tidak akan membiarkan laki laki manapun memiliki kamu, pokonya kamu hanya milik mas seorang, udah ayo kita pulang, mas sudah menyiapkan rumah untuk kita berdua tanpa sepengetahuan Renata jadi dia tidak akan mengganggu kita saat kita sedang bersama, mas akan mengatur semuanya" ucap Sony sambil meraih tangan Azqila mengajak nya pergi dari restoran ini "tapi aku tidak mau kembali sama kamu mas, aku juga tidak mau jadi istri kedua" ucap Azqila geram "kamu tunggu saja sayang suatu saat mas pasti akan menceraikan Renata dan kamu hanya akan jadi istri mas satu satu nya tapi tidak sekarang ya sayang karena masih banyak yang harus mas lakukan" lagi bujuk Sony "sekalipun kamu bercerai dengan Renata saat ini, aku tidak Sudi kembali sama pembohong kaya kamu mas, jadi silahkan pergi dari sini sebelum kesabaranku habis," akhirnya Azqila mengeluarkan ancaman nya karena sudah gerah melihat makhluk yang entah hatinya terbuat dari apa "sayang ak,----" "apa Lo mau merasakan nikmat nya mandi sambel level dewa ini pak Sony yang terhormat" ucap Aulia yang sudah habis kesabaran nya karena tingkah si tukang kibul ini, bayangkan saja belum sempat makan jatah makan siangnya, dan sudah pasti sejak tadi menahan rasa lapar, di tambah harus menguras energi menghadapi si kampvrett tukang kibul, kalau saja ada tukang foto aura sudah pasti akan terlihat begitu banyak asap tebal di sekeliling Aulia dan juga Azqila saking kesalnya, "kenapa jadi kamu yang sewot sih tomboi, liat tuh istri saya saja gak keberatan saya ada disini" Azqila benar benar sudah tidak tahu harus berkata apa lagi menghadapi mantan suaminya ini "astaghfirullah ya Allah kenapa bisa bisanya aku pernah tertarik dengan makhluk modelan begini" Aulia bahkan menggeleng kan kepalanya frustasi, "serah Lo dah seraaahhh" balas Aulia, sedangkan Cindy terlihat hanya menikmati saja setiap drama yang di suguhkan di depan matanya
Dreeetttt.....tiba tiba ponsel Sony berbunyi matanya membulat melihat siapa yang menghubunginya "ah sial nih singa betina ganggu aja" gerutu Sony dalam hati "hal,---" "kamu dimana Sony kenapa tidak ada di kantor haaaah" terdengar suara teriakan di sebrang sana, Sony bahkan sampai menjauhkan ponselnya saking kerasnya suara teriakan Renata istri singa nya, klik Sony mematikan panggilannya, lalu menatap Azqila dengan tatapan yang penuh cinta, "sayang mas pulang dulu ya, nanti mas balik lagi untuk membawa kamu pindah ke rumah kita," ucap Sony yang seolah tidak mendengar apapun yang di ucapkan mantan istrinya itu, Sony berusaha memegang tangan Azqila yang langsung di tepis begitu saja, "sayang kamu gak boleh begitu sama suami dosa tahu" ucap Sony sambil memaksa memegang tangan Azqila dan ingin menciumnya, "hentikan Sony, sudah berapa kali aku bilang kita sudah tidak punya hubungan apa apa lagi jadi berhentilah bersikap seolah kita adalah sepasang suami istri, kamu mau pergi secara baik baik atau aku panggil keamanan disini buat ngusir kamu" ucap Azqila akhirnya,
"ada apa ini Azqila? apakah orang ini sudah mengganggu kamu?" tiba tiba terdengar saja suara bariton di arah pintu masuk mendekati Azqila dan yang lainnya, "Mas Abi?" ucap Azqila dan Aulia bersamaan...