Chapter Dua Puluh Sembilan

1579 Words

            “Ana! Ana! Ana!” Mia berjalan mendekat dengan terburu-buru. Seakan ada hal gawat yang terjadi.             “Ada apa, sih?” Tapi Ana sudah biasa melihat temannya seperti itu. Jadi dia sudah tidak terkejut lagi.             “Nonton Mas Remy di talkshow semalam gak?”             “Enggak, tuh.”             “Yah… kok, gitu, sih? Masa gak nonton acara pacara sendiri.”             Dahi Ana mengerut bingung. “Aku emang gak suka cara kayak gitu. Lagian ada apa, sih?”             “Uh, kamu pasti melting kalau nonton. Jadi Mas Remy ditanya soal tipe wanita yang dia suka. Terus dia bilang kalau dia sebenarnya gak punya kriteria tertentu. Yang jelas, Cuma Miss Rigel yang dia suka, katanya! Kyaa! So sweet banget.”             Ana sedikit merinding mendengar Mia yang bercerita dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD