Bab 34: Gema yang Melintasi Abad

609 Words

Tahun 2100. Satu abad sejak Aira pertama kali melangkah masuk ke Menara Lumière dengan sepatu hak tinggi yang ia beli dari hasil menabung berbulan-bulan. Jakarta kini telah menjadi kota metropolitan terapung yang sepenuhnya dijalankan oleh energi bersih, sebuah visi yang dulu dirintis oleh Arka Lumière dan disempurnakan oleh cucu-cucunya. Namun, di jantung kota yang serba digital dan otomatis ini, berdiri sebuah museum kecil yang unik di kaki Menara Lumière yang kini telah menjadi cagar budaya nasional. Museum itu tidak memamerkan teknologi canggih, melainkan barang-barang "purba" yang terasa sangat asing bagi generasi masa kini: sebuah mesin tik manual, setumpuk kertas kontrak yang mulai menguning, sebuah tumbler kopi logam, dan sebuah buku catatan tua bersampul kulit hitam. Seorang pem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD