Bryan langsung menarik tangan Clara untuk menjauh dari Aditya. Sementara pria itu hanya sempat menyeka darah yang mengalir di sudut bibirnya. "Kamu keterlaluan! Dokter Aditya tidak memiliki salah padamu." Pekik Clara dengan kencang. Sssttt!! "Ini rumah sakit sayang! Jangan bicara keras-keras, atau mamamu akan mati sebelum waktunya. Ayo kita pergi dari sini, sepertinya kita harus bicara." Bryan menarik tangan Clara, wanita itu bergerak mengikutinya dengan langkah terseok. Aditya tidak sempat untuk menghalanginya. Pasangan suami istri itu melintas di hadapan Nyonya Tamara. Wanita paruh baya itu pun semakin geram karena mengira kalau Clara kembali menggoda Bryan. "Wanita itu semakin menyebalkan saja mama. Dia tidak ingin melepas Bryan. Padahal dia tidak dicintai sama sekali." Alena ru

