PERNIKAHAN SAGARA DAN ALIYAH

1985 Words

Sagara melepaskan pelukan. "Aku belum tahu namamu. Siapa namamu?" tanya Sagara. ​"Aliyah, Mas," jawab Aliyah, suaranya nyaris tak terdengar. Ia hanya bisa pasrah pada takdir buruk ini. ​"Aliyah. Besok kita bertemu di masjid ini ya. Tepat setelah salat Isya. Aku akan menikahi kamu," ucap Sagara, menetapkan janji. ​Aliyah mengamati wajah tampan Sagara. Ia melihat ketulusan di mata pria itu, bukan lagi kegilaan. Aliyah tidak punya pilihan selain berharap. Ia pun mengangguk pelan. ​"Baik. Besok kita langsung menikah. Hari ini saya mau tahu, di mana orang tuamu. Saya akan menemui kedua orang tua mu, Aliyah," kata Sagara. ​Air mata Aliyah kembali menetes. "Aku sudah tidak punya orang tua, Mas. Dari kecil, aku ikut paman ku, Mas," ucap Aliyah. Ia menarik napas. "Dan paman ku sudah meninggal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD