Hari yang damai

1517 Words

Mereka bertiga jalan ke ruang makan hotel. Rendy otomatis duduk duluan, terus berdiri lagi buat ngambil makanan buat Safira. “Ini sarapan kamu,” kata Rendy sambil naro piring berisi telur orak-arik, roti bakar, sama segelas jus jeruk di depan Safira. Safira ngelirik sebentar, senyum tipis. “Makasih, Mas Rendy,” jawabnya santai, nada suaranya datar banget, kayak ngomong ke asisten, bukan pacar sendiri. Rendy cuma nyengir sambil ngangkat sebelah alis, nggak ambil pusing. Di sebelah, Kenan, suaminya Ayunda, udah duduk manis sambil nyuapin istrinya dengan gaya manja. Mereka berdua keliatan kayak pasangan yang udah klik banget, bikin suasana sarapan pagi itu makin hangat. Rendy duduk lagi di samping Safira, mulai makan pelan sambil ngeliatin Ayunda dan Kenan yang lagi bercanda. Tiba-tiba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD