Rasa yang tertinggal

1640 Words

Shafira tidak ragu lagi. Semua kesalahpahaman tentang Widia seolah menguap begitu saja. Tindakan Rendy semalam sudah membuktikan segalanya. "Iya, Mas Rendy," jawab Shafira, air mata mengalir di pipinya. "Aku tidak bisa melupakan Mas Rendy dari dalam hatiku. Aku merindukan Mas Rendy." Mendengar pengakuan tulus itu, hati Rendy serasa meleleh. Ia tidak bisa lagi menahan perasaannya. Rendy menarik Shafira ke dalam pelukannya, memeluknya erat-erat, penuh rasa lega, rindu, dan cinta yang tulus. "Aku juga, Fira. Aku juga mencintai kamu. Dengar baik-baik, Sayang. Selama ini, hanya ada kamu di hatiku. Tidak ada yang lain. Aku tidak punya hubungan dengan siapapun, termasuk Widia. Aku tidak pernah bohong soal itu," Rendy meyakinkan Shafira, suaranya serak. "Aku percaya, Mas. Aku percaya sama kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD