“Jangan menolakku, atau kuhilangkan nyawa ayahmu, Nora!” kecam pria itu, lalu mulai bermain-main dengan sebuah jarum suntik dan sebotol obat. Tidak, bukan obat melainkan sianida. “Jangan pernah sentuh ayahku!” teriak Nora, dia panik setelah melihat dua benda berbahaya ditunjukkan di layar ponselnya, buru-buru Nora pergi untuk menemui sang ayah di panti. Tanpa peduli penampilannya masih sangat lusuh dan berantakan. Nora berlari seraya mengawasi layar ponselnya. Sial, panggilan video itu dimatikan oleh pria misterius itu. Nora pun berusaha menghubungi pria itu lagi, dengan maksud untuk mengawasi ayahnya. Namun, tak terhubung. Nomor tersebut tak bisa dihubungi. Nora pun frustrasi, sembari menahan tangis dia naik taksi yang kebetulan baru saja menurunkan penumpang di area itu. “Panti Jompo

