Tanda dari Tubuhku

1333 Words

Sebulan telah berlalu sejak upaya pelarianku gagal. Sejak saat itu, hubungan antara aku dan Arvind seperti api dan bensin—penuh ledakan, panas, dan membakar pelan-pelan. Setiap pagi kami duduk di meja makan yang sama, namun tak satu kata pun terucap. Ia membaca koran, aku menatap kosong ke luar jendela. Tapi di balik ketenangan itu, ada peperangan yang terus menyala. Dan hari itu, aku memutuskan untuk melemparkan bom ke kehidupnya Dengan sedikit uang yang kupunya, dan bantuan dari kenalanku di klub malam dulu, aku berhasil menghubungi kekasih lamanya di Jerman. Namanya Lina. Cantik, elegan, dan pintar. Perempuan yang Arvind tinggalkan tanpa penjelasan—dan jelas, belum pernah tahu mengapa. Aku mengundangnya ke rumah. Mengatur semuanya dengan rapi. Eyang dan Ayah Arvind begitu senang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD