Setelah meninggalkan Pulau Rojo, sebuah surga tersembunyi di ujung timur Indonesia. Aku benar-benar berharap bisa menenangkan diri di sana. Pulau yang menawan, sunyi, dengan suara ombak yang seakan membisikkan harapan baru. Namun, harapan itu sirna. Arvind Fariz Gumala, lelaki yang telah merusak hidupku, berhasil menemukanku. lagi. Aku melarikan diri darinya lagi. Kali ini ke Bali. Aku meyakinkan diriku sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Kalau niatku baik dan aku ingin bertobat, Allah pasti akan memudahkan. Dengan mengucap Bismillah, aku yakinkan langkahku. Aku ingin bertobat dan hidup baru demi anak-anakku. Usaha penginapan milik ibu dokter ternyata tersebar di beberapa kota, termasuk di Bali. Cabang di pulau ini bahkan jauh lebih besar. Sebuah restoran berdiri megah di sampin

