Hanya Ingin Hidup Tenang

1058 Words

Aku terpaksa pergi lagi. Pergi dari seorang lelaki yang, sejujurnya, mulai membuat hatiku bimbang Dr. Arvind. Walau laki-laki itu berkata ingin melindngiku dan bayi dalam kandunganku. Namun, aku sudah berjanji pada diriku tidak akan mudah percaya pada orang lain. Banyak penghiaatan yang aku terima selama ini membuatku kehilangan kepercayaan pada banyak orang termasuk Dr. Arvind. Aku tidak tahu apakah ini yang disebut melarikan diri atau justru menyelamatkan diri. Yang aku tahu, aku tak ingin bertemu dengannya lagi. Aku berharap Tuhan mengabulkan satu pintaku: jika takdir membuat kami bersua, semoga ia sudah melupakan aku, dan anak yang kukandung. Aku tak pernah sedikit pun berharap Arvind akan menjadi bagian dari hidupku. Untuk saat ini yang aku ingin kedamaian. Mungkin akan ada yang b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD