“Istirahat dulu, kamu udah di depan laptop sejak tiga jam lalu, sayang.” Aksa meletakkan satu cangkir coklat panas di hadapan Aleena. Sudah lebih kurang tiga jam lamanya wanita itu duduk di depan laptop, mengutak-atik benda tersebut guna mencari informasi soal siapa orang dibalik nama pena Sky Blue. “Nggak bisa. Aku harus cari tahu siapa itu Sky Blue dan kenapa dia nyuri ceritaku. Aku nggak bisa diam gitu aja saat cerita yang ku tulis dengan susah payah justru bakalan terbit atas nama orang lain,” sahut Aleena masih juga tidak melepaskan tatapannya dari layar komputer. “Iya, aku tahu kamu mau cari dia. Tapi kamu juga perlu istirahat, mata kamu bakalan sakit kalau liat layar nonstop kayak gini. Mending sekarang kamu istirahat dulu, biar aku yang lanjut cari dia,” kata Aksa sembari menge

