Dengan senyuman pagi Jackshien membalas dengan anggukan.
Oliviareidya pun ikut duduk di sebelah Jackshien untuk makeup dengan tingkah seperti semalam mencuri-curi pandang wajah mempersonanya Jackshien.
Dalam hati Oliviareidya berbicara, 'Tampan sekali kamu.. kapan ya kamu jadi milik ku hmm.'
Dengan rasa tidak sadar sembari berbicara dalam hati dan bengong, ter-menung melihat Jackshien. Ternyata Jackshien tersadat bahwa dari tadi dirinya sedang di pandangi terus menerus oleh Oliviareidya hingga dirinya memanggil dan melambaikan tangan pun Oliviareidya masih saja seperti itu hingga saat Jackshien menepuk keras pundaknya barulah Oliviareidya tersadarkan.
"Olive?? Hallo..."
Tidak ada respon
Pluk! (Suara tepukan), "Olive!!"
Dengan mata membesar, alis naik, pundak naik. "Iya! Aduh... kenapa kamu menepuk ku sakit Jackshien.."
"Kamu, siapa suruh bengong menatapku sampai di panggil dan di lambai depan mata mu juga tidak sadar. Sebenarnya kamu kenapa sih hari ini kok jadi kaya orang kurang begini?" Tanya Jackshien dengan perkataan yang sedikit menonjok.
"Kok kamu gitu? Jahat banget sih." Dengan marah Oliviareidya lalu pergi meninggalkan Jackshien, tidak terfikirkan bahwa Jackshien dapat berbicara segitu pedasnya kepadanya.
Meninggalkan Jackshien dengan keadaan dirinya yang masih belum selesai makeup membuaynya harus Syuting tanpa lipstik sehingga bibi meronanya terlihat kering yang membuat Sutradara menyuruh MUA untuk mentacapnya kembali.
Dengn hati yang masih sakit membuatnya sedikit mendapat kendala di saat beradegan akting dengan Jackshien yang juga merasa tidak begitu nyaman dengan sikap Oliviareidya sehingga proses syuting hari ini kurang baik karena Jackshien dan Oliviareidya yang kurang clop hari ini membuat keduanya mendapat banyak pertanyaan dari Pak Sutradara.
Saat sedang syuting...
"Cut! Jackshien, Oliviareidya sini kalian.," Dengan wajah dan nada bicara yang sedikit tegas menandakan suasana hati yang kacau sehingga membuat Pak Sutradara begitu patah.
Dengan lambatnya Oliviareidya dan Jackshien pun datang menghadapi Pak Sutradara.
"Kalian ada apa sih, kok tumben diam-diam saja dan syuting juga menjadi kurang bagus pagi ini. Kalian lagi ada masalah apa kalau boleh saya tau?", Tanya Pak Sutradara lagi. Dengan saling memandang tipis-tipis, jackshien pun menjawab. "Tidak ada masalah apa-apa kok pak, dan maaf membuat hasil syuting hari ini menjadi kurang baik karena saya."
"Saya juga minta maaf pak karena syuting hari ini terutama saat adegan tentang saya dan Jackshien yang kurang memuaskan hari ini, saya minta maaf sebesar-besarnya."Ujar Oliviareidya dengan wajah bersalah.
Akhirnya mereka berdua pun menurunkan ego masing-masing dan saling meminta maaf.
"Olivia maaf jika perkataan ku yang di sengaja mau pun tidak di sengaja menyinggung kamu, aku sangat-sangat minta maaf." Jackshien sambil menjulurkan tangan kanan nya untuk bersalaman.
Oliviareidya pun ikut menjulurkan tangan nya dan menggapai tangan Jackshien untuk ikut bersalaman. "Sama, aku juga minta maaf jika sikap ku seperti tidak baik pada mu hari ini, sekarang mari kita melakukan pekerjaan kita dengan profesional dan lakukan dengan sangat amat baik agar tidak mengecewakan fans kamu aku, dan Pak Sutradara juga.
"Hm baiklah semangat!" Senyum Jackshien.
"Semangat!" Senyum Oliviareidya.
Akhirnya mereka kembali menjalankan pekerjaan mereka dengan profesional dan melakukan yang terbaik untuk hari ini dan seterusnya. Saling meminta maaf satu sama lain membuat keduanya dapat melakukan pekerjaan dengan kembali membaik.
Sampai akhirnya di malam hari saat hendak pulang kelihatan sepertinya Oliviareidya masih berbeda seperti sangat ada rasa marah yang rupanya belum hilang, membuat Jackshien merasa bahwa dia seharusnya tidak berperilaku seperti ini karena perkataan nya. Menurutnya perkataan nya tentang sikap Oliviareidya hari ini benar begitu, namun karena tidak ingin terus menerus seperti ini akhirnya Jackshien pun hanya merasa acuh tak acuh dan tidak ingin terlalu memanja teman nya tersebut bagaimana pun dirinya sudah meminta maaf terlebih dahulu.
Sampainya Oliviareidya di rumah dengan wajah yang terlihat kurang menyenangkan dan saat sedang makan malam bersama ayahnya dirumah, ayahnya pun dapat merasakan perbedaan putrinya dan bertanya, "Kamu kenapa nak? Sepertinya ada yang kurang menyenangkan yah hari ini? Boleh ayah tau..."
Dengan memotong-motong ayam dengan sendok terus-menerus sampai sedikit sudah hancur. "Tidak ada apa-apa kok yah, he-he-he..." Ketawak palsu Oliviareidya.
Sampai selesai makan dan hendak tidur saja dirinya masih terfikir oleh perkataan Jackshien hari ini yang membuatnya masih merasa sedikit sakit hati walaupun sudah saling meminta maaf satu sama lain. Sampai akhirnya karena banyaj pikiran membuatnya ketiduran tanpa dia sadari.
Berbeda dengan Chelsea yang pada hari ini telah mulai masuk kembali untuk pertama kalinya lagi setelah beberapa hari meng-izinkan dirinya karena sakit. Begitu kelihatan sekali wajah bahagia nya dari pagi saat sarapan sehingga ayah dan ibunya tampak ikut merasakan kebahagiaan yang sedang di rasakan oleh anak nya tersebut.
Tadi pagi sekali saja hendak mandi Chelsea bernyanyi - nyanyi sepanjang pagi, hingga sedang sarapan juga seperi itu.
"Wah ada yang lagi senang nih bu, he-he-he nyanyi-nyanyi terus." Olok ayah saat sarapan bersama di meja makan.
"Iya nih tampaknya ada yang sangat bahagiaaaaaaaa sekali, sampai seperti itu loh yah he-he-he." Olokan kembali dari ibu untuk anaknya.
Mereka pun sarapan dengan penuh ke akrab-an diwarnai canda dan tawa. Tak lama setelah selesai sarapan mereka pun pamit berangkat kerja kecuali ibu yang bertugas di rumah.
Chelsea yang sudah menggendong tas dan memakai helm. "Bu, aiu pamit ya.."
"Ayah juga bu. Hari ini kamu ayah gonceng dulu ya Chel." Kata Ayah yang di sudah di motor.
"Baik ayah." Chelsea pun naik motor ayah.
"Hati-hati yah kesayangan ibu." Melambaikan tangan di ikuti senyuman manis.
Merekapun segera berangkat, sesudah sampai di tempat kerja Chelsea. Betapa terkejudnya melihat teman-teman nya yang jiga begitu bahagia melihat Chelsea yang hari ini sudah kembali lagi masuk kerja setelah sekian lama tidak masuk. Banyak sekali yang merindukan kehadiran Chelsras termasuk atasannya.
Pelukan hangat yang kencang pun dirasa oleh Chelsea sampai Chelsea phn terharu ternyata segini besarnya rasa sayang rekan kerja nya kepada dirinya. Termasuk atasannya yang memberi kan pelukan sebagai seorang ayah.
...
Ketika berjalan masuk pintu tempat kerja Chelsea dan seketika di dalam yang berisi beberapa karyawan yang sudah datang pun berlarian ingin memeluk Chelsea.
"Chelsea!"
"Teman-teman!" Kata Chelsea sambil terus berjalan.
"Kangen banget sama kamu, akhrinya kamu bisa kembali bekerja lagi..."
"Iya, aku juga senang sekali hari ini bisa kembali bekerja dan tentunya bertemu kalian semua wanita-wanita cantik ku he-he-he." Ujar Chelsea yang sedang berpelukan dengan mereka.
Datanglah atasan Chelsea dengan melontarkan senyuman.
"Selamat pagi Chelseaheila, selamat masuk kembali ya."
Chelsea dan teman - teman pun perlahan melepas pelukan mereka dan atasan Chelsea pun perlahan menuju ke tempat Chelsea dan teman-teman nya.
"Selamat datang bekerja kembali nak, akhirnya sudah beberapa hari tidak masuk tepatnya hari ini kamu masuk juga." Memeluk Chelsea yang sudah di anggap sebagai putri nya juga.
Chelsea pun memeluk atasannya kembali. "Iya, terimakasih juga atas pengertiannya selama ini kepada saya dan teman-teman. Menurut ku sangat jarang ada atasan yang se-baik dan sepengertian seperti Bapak." Senyum Chelsea.
Mereka pun melepas pelukan dan setelah berbincang-bincang akhrinya mereka kembali untuk bekerja.
Sedangkan ibu Chelseaheila yang lupa membawakan anaknya makanan pun segera membuatkan bekal dan mengirim nya dengan gojek.
Ketika sedang bekerja, tiba-tiba masuk abang gojek mengantar makanan untuknya. Yang berisi obat-obat nya juga.
Setelah mengambilnya Chelsea pun kembali bekerja.
...
"Permisi atas nama Chelseaheila? Dapat kiriman bekal dari ibu."
Di ambil oleh Chelsea yang di panggil temannya. "Chelseaheila, ibu mu membawakan mu bekalnya." Teriak temannya.
Chelsea pun datang. " Oh iya terimakasih ya, apakah sudah di bayar?"
"Sudah kak." Menyerahkan bekalnya
Terus di ambil oleh Chelsea.
Hingga saat nya di siang hari, pada jam istirahat. Chelsea pun makan makanan dari ibunya dan meminum obatnya. Ketika sedang memakan bekalnya ada sms dari ibu yang mengingatkannya untuk selalu rutin minum obat dan vitaminnya agar tubuhnya kembali benar-benar sehat dan kesehatannya lebih terjaga lagi.
...
Sms dari ibu (dering sms).
"Nak ibu ada kirim bekal ke kamu kan tadi pagi? Nah jangan lupa ya nanti istirahat kamu makan bekal yang sudah ibu siapkan. Usahakan jangan makan dan jajan di luar dulu serta obatmu, jangan lupa untuk di minum ya sesudah makan supaya kesehatan mu benar-benar pulih."
"Baik bu, terimakasih ya he-he-he aku sayang banget pada ibu ku yang satu ini."
Sambil tersenyum membalas pesan ibunya, membuat temannya yang memperhatikannya pun mengira bahwa dia sedang mendapat pesan cinta dari seorang pria.
"Cie ada yang senyam senyum nih, he-he-he.." Ejekan canda dari salah satu rekan kerja.
"Apaan ini loh ibu ku, ha-ha-ha mana mungkin aku mendapat pesan cinta dari seorang pria. Pacar saja aku tidak punya bagaimana sih kamu ha-ha-ha." Tawa Chelsea.
Mereka pun antara percaya atau tidak percaya." Oh iya? Ah masa sih dari ibu..."
"Kapan aku berbohong? Ha-ha-ha. Nih aku tunjukkin.." Chelsea sambil mengarahkan Handphonenya ke temannya tersebut.
"Baiklah kali ini kamu membuat ku percaya, ha-ha-ha... Maaf ya Chelsea ku yang cantik." Masih dengan Candaan.
"Sekarang percaya kan bahwa aku tidak mendapat pesan cinta dari seorang pria?" Tanya Chelsea.
"Hm percaya kok.." Kata rekan kerja nya.
"Percaya kamu berbohong, ha-ha-ha..." Kata rekan kerjanya lagi.
Mereka pun tertawa terbahak-bahak sampai akhirnya bel istirahat berbunyi.
(Bel istirahat)...
"Ha-ha-ha sudahlah lucu sekali kamu ini, untung aku sayang sama kamu kalau tidak sudah aku gigit." Canda Chelsea.
"Aaa tacut.." Rekan kerjanya.
"Sudahlah aku mau istirahat dulu, sampai nanti yah."
"Baik..."
Mereka pun berpisah arah dan Chelsea segera mengambil bekalnya dan memakannya di meja kerja.
Sampai akhirnya ketika sudah jam pulang, ketika keluar lobbi ternyata ayahnya sudah menjemputnya tepat waktu.
"Ayah..." Panggil Chelsea.
"Hallo nak, ayo kita pulang.." Sambil tersenyum ke anaknya.
Teman-teman rekan nya yang melihatnya pun sontak satu persatu menyapa ayah Chelsea.
"Hallo om.." Serempak hampir semua rekan kerja Chelsea menyapa ayahnya.
"Sampai jumpa teman-teman, hati-hati ya pulangnya..." Teriak Chelsea ke pada rekan kerjanya.
"Baik, kamu juga Chelsea..." Di saut oleh beberapa rekan kerjanya sambil melambaikan tangan dan di balas lambai'an dari Chelsea dan Ayah juga sambil tersenyum.
Akhirnya Chelsea dan Ayah pun pulang kerumah. Sepulangnya di rumah ternyata ibu hari ini memasak sangat banyak sebagai peringatan hari bekerjanya Chelsea setelah beberapa hari dirawat hinap. Tentunya dengan makanan yang kebanyakan adalah sayuran untuk menambah darah anaknya.
Chelsea dan Ayah yang baru menginjakan kaki dirumah pun terkejud melihat banyaknya lauk yang di masak Ibu hari ini.
"Wah siapa yang ulang tahun bu?" Tanya Chelsea sambil melepas helmnya di ikuti oleh Ayah yang juga melepaskan helmnya.
"Iya kenapa tumben banyak sekali masakannya, tidak seperti biasanya?" Tanya Ayah sambil menuju ke meja makan di ikuti Chelsea.
"Tidak ada yang ulang tahun, hari ini ibu masak sebanyak ini adalah sebagai simbolis saja bahwa Chelsea untuk pertama kalinya sudah masuk kerja lagi setelah beberapa hari sakit." Sambil tersenyum ke anak dan suaminya.
Terkejud dengan alasan ibunya Chelsea pun terharu dan langsung memeluk ibunya diikuti ayah yang juga memeluk ibu.
"Aaa ibu, tidak perlu repot-repot ahh.."
"Tidak apa-apa nak, sesekali hak seperti ini harus di raya kan." Ujar Ibu tersenyum.
"Sayangnya Ayah ni berdua. Sudah ayuk kita makan" mengkecup kening anak dan istrinya.
Mereka pun melepaskan pelukan dan segera makan diikuti dengan perbincangan.
Sampai pada akhirnya ketika sudah makan, dan mandi. Ketika hendak tidur Chelsea terlihat sangat bahagia dirinya bisa kembali masuk kerja lagi. Sekaranng Chelsea bertekad untuk beristirahat yang amat cukup, makan makanan yang lebih ada sayur-sayur mayurnya supaya tidak terjadi lagi pingsan karena darahnya yang rendah yang mengakibatkan dirinya harus di rawat dan mendapat tusukan jarum infus serta donoran darah dari Ayah lagi.
Paginya Chelsea pun seperti biasa sarapan dan setelah itu berangkat kerja tidak lupa membawa bekal juga. Di perjalanan ketika mau pergi bekerja karena masih di bonceng ayah. Dia pun melihat handphonenya yang bunyi ternyata itu pesan dari Jackshien yang mengajaknya untuk makan siang bersama ketika istirahat.
(Dering pesan)
"Chelsea... Hari ini sudah masuk kerja kan?"
"Sudah dari kemarin, ada apa?"
"Bagaimana hari ini kita makan siang bersama ketika istirahat? Nanti aku yang akan ke tempat kerja mu."
"Baiklah boleh..."
"Sampai jumpa nanti siang, semangat kerjanya.." Jackshien memberikan emoticon senyum merona.
"Kamu juga." Dibalas dengan emoticon senyum yang terlihat gigi oleh Chelsea.
...
(Jackshien)
Selesai mengirim pesan ke Chelseaheila dirinya langsung berangkat pergi bekerja. Sesampainya di sana seperti biasa dirinya bertemu Oliviareidya lagi karena masih dalam adegan dengan nya, dengan wajah yang masih terlihat kesal membuat Jackshien bertanya. "Kenapa sih wajah kamu masih aja terlihat kesal seperti itu? Apa belum cukup minta maaf nya.." Tanya Jackshien yang terlihat geram melihat tingkah Oliviareidya.
Dan terdengar oleh Pak Sutradara yang datang menyamperin mereka dan menenangkan Jackshien. " Sudahlah Jackshien dia perempuan, jangan seperti itu."
"Saya mengerti pak, tapi saya lama-lama juga bisa kesal." Dengan wajah marah.
Chelsea yang masih kesal pun tidak menyaut Jackshien sama sekali dan pergi menjauh darinya.
"Jawab dong!" Bentak Jackshien yang membuat orang-orang di sekitar terkejud karena tidak pernah nya, Jackshien membentak seperti ini apa lagi terhadap wanita.
Membuat suasana hati Jackshien memanas akhirnya memutuskan untuk tidak ikut syuting hari ini. Dan langsung pergi meninggalkan lokasi dan pulang kerumah. Dengan marah Pak Sutradara pun menegur sikap Oliviareidya yang seperti anak kecil.
"Kamu lain kali harus lebih dewasa lagi paham oliv? Saya tidak mau kejadian seperti ini terjadi lagi."
"Semua gara-gara dia yang membuat saya seperti ini pak!"
"Apapun yang sedang terjadi di antara kalian tidak sepantasnya kamu seperti ini, kamu kan sudah dewasa harusnya bisa menyelesaikannya dengan baik."
"Kenapa semua bela dia? Apa karena dia senior?" Oliviareidya tersenduh-senduh.
" Asal kamu tau seumur-umur Jackshien tidak pernah membentak orang apa lagi cewek. Jadi kalau dia bisa seperti itu bearti kamu sudah keterlaluan." Langsung pergi meninggalkan Oliviareidya dengan wajah kecewa.
Oliviareidya pun menangis sejadi-jadinya dan pergi ke kamar mandi berteriak karena merasa sangat tidak di bela.