GEJOLAK HATI

1875 Words

Tanpa terasa sudah tiga bulan Ana bertugas di Palestina. Dan tiga bulan ini sangat... istimewa. Itulah yang Ana rasakan setelah dia mulai bertugas di Rumah Sakit Indonesia. Ana berbaur dengan sangat baik dengan semua orang yang ditemuinya. Walau Ana masih kesulitan dengan bahasa, tapi perempuan itu menyiasatinya dengan bahasa isyarat yang sedikit-sedikit dipahami oleh rakyat Gaza. Setiap harinya Rumah Sakit Indonesia selalu ramai kedatangan pasien. Sakit yang mereka derita pun beraneka ragam. Dari yang ringan sampai yang terparah. Dan Ana bertugas dengan sangat baik. Tidak ada jijik sedikitpun, yang ada niatan untuk benar-benar menyembuhkan penyakit itu. “Na, makan dulu...” Annisa memanggil saat Ana sudah istirahat dari memeriksa pasien. Ana tersenyum lalu segera menghampiri Annisa yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD