Semenjak seminggu kejadian dimana Hasbiya dan Arvi melakukan hubungan suami istri, tidak satu pun dari keduanya saling bicara satu sama lain. Hasbiya menjadi pendiam dihadapan Arvi. Entah apa yang dipikiran Hasbiya, ia merasa sangat malu dengan perbuatannya sendiri yang tak terkendali. Tapi walaupun tak bicara, Hasbiya tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang istri. Ia tetap menyiapkan sarapan, serta pakaian Arvi untuk ke kantor. Sementara Arvi dirinya selalu salah tingkah berhadapan dengan Hasbiya di kantor mau pun dirumah. Dirinya bahkan selalu tidur diruang kerjanya dibanding kamar Hasbiya mau pun Lintang. Pria itu merasa bersalah pada Hasbiya mau Lintang. Dirinya merasa tidak bisa menjaga kesetiaannya lagi pada Lintang, ia juga merasa bersalah dengan komitmen pada Hasbiya beb

