“Elana sebenarnya apa yang terjadi denganmu? Kenapa wajahmu sepucat ini? apakah kau sakit? kalau memang sakit kita lebih baik kembali masuk dan temui Dokter saja ya?” tanya Attala berbondong- bondong ketika keduanya sudah berada di luar rumah sakit dan kini keduanya sedang duduk di salah satu taman yang di sediakan oleh Rumah sakit ini. “Aku enggak apa- apa Ta, hanya saja tempat ini terasa sesak untukku karena banyak Arwah yang berusaha memaksa masuk ke dalam tubuhku tapi entah kenapa sekarang aku merasa sangat lemah untuk menahan mereka. “Wajar saja Elana karena kamu kan baru saja sembuh dan mungkin masih butuh waktu untuk pulih,” kata Attala yang menjawabnya dengan mengaitkan hal tersebut yang mungkin saja terjadi dengan kondisi Elana saat ini. “Attala, apakah boleh aku meminta tolong

