PERNIKAHAN

1466 Words
Setelah berminggu-minggu, setelah berbagai cara Cecil lakukan untuk membatalkan pernikahan ini, akhirnya tanggal baik pernikahan Samuel dan Cecil tiba. Hari paling di nanti oleh pasangan-pasangan lain untuk mengikat janji mereka sehidup semati, tapi tidak untuk Cecil, hari ini, di hari pernikahanya, dia ingin mengakhiri hidupnya. Cecil menatap dirinya di depan cermin, bayangan wajahnya terlihat sangat amat cantik di dalam cermin, begitu sempurna menutupi celah kesedihan mendalam di dalam dirinya. Cecil menatap obat-obatan di genggaman tanganya. Berbagai macam obat dengan dosis tinggi, katanya kalau minum obat ini dengan jumlah banyak, bisa membuatnya overdosis dan resiko meninggal lebih tinggi. Cecil menelan ludahnga berat, bersiap memasukkan obat-obatan itu kedalam mulutnya. BRAKKK.... Cecil tersentak saat pintu ruangan itu di buka paksa, belum sampai mulut, obat-obatan di tanganya sudah jatuh berserakan di lantai. "hello besti ku si ahli neraka!!"Teriak Crystin nyelenong masuk, diikuti oleh kedua dayang- dayangnya, Eva dan Luna. Cecil memutar bola matanya malas "ngapain sih lo semua pada dateng, ga diundang juga." Memang benar, Cecil tidak mengundang ketiga temanya, tapi Samuel yang mengundang mereka. Cecil tidak mengundang mereka karena kalau ada mereka bukanya malah menenangkan, ketiga orang itu pasti malah bikin Cecil tambah setres. Apalagi si kutil badak Cristyn. "siapa juga yang mau ngehadirin pernikahan lo, orang kita kesini niat mau makan doang, iya ga va." "yes besti,"Jawab Eva mengacungkan jempolnya. "cil lo mau bundir ya?"Tanya Luna setelah menyadari banyak obat-obatan berserakan di bawah lantai. Cecil tidak menjawab, tapi dari ekspresi wajahnya, Luna tau jawabanya. Crystin memungut salah satu obat-obatan itu, kemudian dia tergelak geli"seriusan lo mau bundir pake obat-obatan beginian? Ga bakal mungkin mempan, mending pake tali tambang buat gantung diri, gue ada di rumah beli di shoppe, mau?"Tawar Crystin. "tali tambangnya warna pink ga?" "warna ijo." "ah ga jadi deh, ga aestetik warnanya." Crystin merebahkan tubuhnya diatas sofa empuk yang sudah di sediakan di ruangan tersebut"lo udah siapin apa aja buat perang nanti malam?"Tanya Crystin menaik turunkan alisnya menggoda. "ga ada perang-perangan, liat mukanya aja udah males banget, gue mau langsung tidur." "belum jadi istri, udah ada niatan jadi istri durhaka lo." "ya mending gue jadi durhaka sekalian, daripada harus ngelakuin hal menjijikan bareng si iblis jelek itu." "apa susahnya sih, lo tinggal telanjang, terlentang diatas kasur, terus nikmatin deh punya Samuel keluar masuk lubang lo, simple kan,"Jelas Crystin sesantai itu ngobrolin hal intim. "emang awalnya agak sakit sih, apalagi belalai pasti gede tapi lama kelamaan enak kok, malah lo bakal ketagihan dan minta nambah,"Tambahnya. "gausah sok tau, lo belum pernah ngerasain." "pernah dia cil,"Sela Luna. "sama siapa?" "pak Jamal."Cecil dan Luna terbahak-bahak, seperti biasa Eva hanya ikut-ikutan saja. "bajingan lo lun."Crystin mengangkat jari tengahnya kearah Luna. Luna mengalihkan perhatianya pada Eva yang cuma ikut cengengesan"lo ngerti ga va?" Eva menggeleng-geleng, cengar-cengir sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal"perang enak itu apa? Aku boleh ikutan engga." "oh boleh banget, lo gantiin posisi gue juga boleh." "eh jangan dong, jangan si eva, biar gue aja yang gantiin posisi lo, ya, ya, ya,"Sela Crystin. Cklekkk.... Pintu ruangan terbuka, seorang pria memakai setelan jas rapih berdiri di ambang pintu ruangan. "maaf nona Cecil, nona Cecil diminta bersiap-siap untuk segera turun ke bawah, karena acara sebentar lagi akan di gelar." "hmm,"Jawab Cecil malas. Kemudian pria itu menutup kembali pintu ruangan. "widih, capa tuh, boleh dong tante Crystin minta nomernya." "biasa, bodyguard Samuel." "dia punya bodyguard?"Tanya Luna. "punya, lima puluh lebih lagi." "hah, yang bener,"Kaget Luna dan Crystin bersamaan. "yang ngikutin gue tiap hari aja ada dua." "buset, pak sam mau ngamanin orang apa ngamanin satu dunia, banyak amat,"Ujar Luna. "ga sekalian lo bikinin mereka boyband, atau club sepak bola gitu, lumayan hasilnya bisa menyambung hidup."Crystin memberi saran. "gue niatnya mau jual mereka ke tante-tante girang."Crystin dan Luna mengacungkan dua jari jempolnya kearah Cecil. "udah ah, gue mau siap-siap dulu."Cecil bangkit berdiri, sedikit kesulitan melangkahkan kakinya karena gaunya yang terlalu besar dan menjuntai hingga menyapu lantai. "duh yang udah ga sabar nyicipin malam pertama,"Goda Luna. "yang ga sabar membelai belalainya pak Samuel,"Timpal Crystin membuat kuping Cecil geli sendiri mendengarnya. "Jangan lupa live streaming ya cill." Eva yang tidak mengerti dan tidak ingin ikut-ikutan tersesat hanya terkekeh-kekeh saja melihat Crystin dan Luna semakin gencar menggoda Cecil dan muka Cecil sudah merah merona mirip banteng mau nyerudug. **** Pernikahan Samuel dan Cecil di gelar di sebuah gedung hotel bintang lima, dengan dekorasi yang begitu mewah dan terkesan sangat mahal, harga dekorasinya saja bisa mencapai lima ratus juta. Belum lagi dengan puluhan stand-stand makanan berjejer rapih yang ada di setiap sudut ruangan. Mulai dari bakso, ice cream, soto, dimsum, sate taichan, bahkan sampai daging wagyu tersedia disana. Para tamu undanganya saja tidak main-main. Para direktur dan ceo perusahaan besar, beberapa tokoh masyarakat, dan para artis teman dekat dari mamahnya. Sedangkan Cecil, dia hanya mengundang kerabat dekat, para tetangga, dan ke tiga sahabatnya. Dia sudah membuat perjanjian dengan Samuel untuk tidak mengundangan orang-orang di sekolah termasuk para guru, dia mau merahasiakan pernikahanya dengan Samuel dari siapapun. Mempelai pria memasuki ruangan. Semua mata tertuju pada Samuel. Bahkan hampir semua para wanita disana berdecak kagum menyadari begitu tampanya Samuel. Terlebih lagi dengan setelan jas rapih dan rambut di sisir kebelakang membuat jidatnya yang begitu menawan melelehkan setiap hati wanita. "kapan ya Cecil cerai sama pak Samuel, gue pengen nikah banget sama pak Samuel, jadi istri sekaligus peawaris Wiraguna grup yang kekayaanya ga akan pernah habis tujuh turunan,"Gumam Crystin sama sekali tidak mengalihkan pandanganya pada Samuel. Tak... Luna menjitak keras kepala Crystin, biarin, orang kayak Crystin harus digituin biar sadar. "mempelai wanita memasuki ruangan," Kata mc di atas altar penikahan di depan sana. Dari balik pintu besar, Cecil muncul dengan dua anak perempuan di samping-sampingnya membawa bunga yang akan di taburi di atas karpet merah. Semua sorot mata tertuju pada Cecil, Cecil terlihat begitu cantik dengan polesan wajah yang mampu menyihir banyak mata dan gaun putih mewah dengan taburan permata dan berlian dijahit khusus oleh penjahit terkenal dari paris yang harganya bisa sekelas satu mobil lamborghini. Cecil mencoba sebisa mungkin berjalan begitu anggun, membentangkan senyumnya selebar mungkin. Kalau dia cemberut, bisa di gorok lehernya sama mamah nanti. Cecil dan Samuel duduk beriringan di depan sang penghulu. Sashmitha memakaikan kain diatas kepala keduanya. "kamu cantik,"Puji Samuel seperti berbisik. "lo jelek banget,"Balas Cecil ketus memalingkan wajahnya dari Samuel. "sudah siap mas Samuel?"Tanya si penghulu mengangsurkan tanganya ke depan Samuel. Dengan mantap Samuel mengangguk. Menjabat tangan pak penghulu dan menarik nafasnya dalam-dalam. "saya terima nikahnya cecilia binti Pratama dengan mas kawin uang sebesar 5 milyar, Tiga apartemen, dan 10 hektar tanah di bayar tunai." "sah para saksi?" "sah!!"Jawab kompak seluruh tamu undangan. Cecil menyalami punggung tangan Samuel setelah mendapatkan paksaan dari mamahnya. Kemudian Samuel mendekatkan tubuhnya kerarah Cecil, ingin menempelkan bibirnya ke kening Cecil. "jangan macem-macem lo,"Ketus Cecil mendorong tubuh Samuel menjauh dari dirinya. Itu memancing tawa orang-orang yang melihatnya. "nak Cecil jangan tegang, nak Samuel cuma mau cium kening nak Cecil saja,"Jelas pak penghulu. "belum di unboxing udah tegang, lemah amat iman lo cil,"Celetuk Crystin, suarangnya yang sudah melebih toa masjid kembali mengundang tawa dan membuat pipi kedua mempelai memerah. "emang harus banget cium kening ya pak, bagian ini boleh di skip ga." "harus." "ga bisa gitu di wakilin aja pak." "kan kamu yang nikah." "tapi...."Cecil menghentikkan ucapanya saat sang mamah menatapnya dengan tajam. "yaudah, yaudah, ayo, cepet cium gue, "Pasrahnya dengan muka masam. Cup.... Samuel berhasil mendaratkan bibirnya ke kening Cecil. Suara sorak sorai bahagia saling bersahut-sahutan. Acara akad sudah selesai. Cecil dan Samuel mulai menyalami satu persatu tamu yang datang, dengan diiringi lagu romantis dari grup akustik. Semua orang tampak bahagia, kecuali Cecil. Kini giliran rombongan Crystin yang naik keatas pelaminan, menyalami tangan Samuel dan Cecil bergantian. "Pak Sam, Cecil bilang ke saya katanya nanti malem mainya jangan kasar-kasar,"Bisik Crystin tepat di telinga Samuel sambil terkekeh-kekeh. Samuel ikut tertawa hingga lesung pipinya terlihat begitu jelas. "jangan bisikin macem-macem ya lo crys,"Ancam Cecil melemparkan delikan tajam. "apaan sih sensi amat, orang gue cuma ngomongin pak jamal, iya kan pak?"Samuel mengangguk-angguk. "Gue seret ke lubang buaya lo kalo sampe ngomong macem-macem." "Eh btw Eva mana?"Tanya Cecil celingak-celinguk, biasanya dia selalu ngintil di belakang Crystin dan Luna seperti anak itik, katanya trauma takut kesasar, bahkan ke wc juga dia ikut. "guys."Eva berlari kearah Cecil, Crystin dan Luna dengan satu tanganya membawa dua keranjang yang entah dia dapat darimana, keranjang itu berisi seluruh makanan yang ada di stand. Belum lagi makanan yang di masukan kedalam tasnya. "ya allah Eva, gue tau lo memanfaatkan situasi, tapi ga gini juga cantik."Crystin menepuk jidat. "ga sekalian lo bawa baskom buat ngambil semua es buahnya?" "bentar, bentar."Eva mengambil hpnya, lalu mulai menelfon seseorang. "telfon siapa va?" "adek aku, suruh bawain baskom." "tapi emang makanan sebanyak ini habis va?" "kalo ga habis, aku jualin di depan rumah." "pinter."Walau otak Eva lelet, tapi untuk soal cuan begini, dia paling jago diantara para tiga orang penghambur harta orang tua ini.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD