Mia dan Baron Sandro, ketika aku menemui mereka, mata kedua pasangan itu sembap. Kemungkinan karena terlalu banyak menangis. Kadang mereka terlihat murung lantas berkata, “Putriku akan pergi bersama pria lain.” Aku ingin mengoreksi bahwa pria lain itu adalah suamiku, tetapi terpaksa menahan diri karena mereka telanjur menangis tersedu. Akan tetapi, begitu dihadapkan dengan persiapan pernikahan, pasangan Blanche pun lupa perihal air mata dan memfokuskan diri menyambut pernikahan. Count Romeo memintaku menulis keluarga yang akan aku undang. Anna, Mrs. Mary, Mr. Brooks, dan tentu saja Martha. Terkait Martha, aku menghubungi Evelyn, si ahli alkimia, dan meminta pertolongan. “Bisakah Anda menciptakan pewarna rambut yang aman?” Evelyn yang kini duduk di seberangku pun menampilkan segaris se

