Chapter 6

1970 Words

Menatap jejak-jejak kepergian Davin, Ambar kemudian memperhatikan langit-langit UKS. Ada rasa bersalah yang hinggap di hati Ambar. Mengapa dia benar-benar lupa bahwa di sekolah ini ada banyak perundung. Seharusnya dia tidak mengajak Davin sekolah di sini. "Maafin aku, Dav ... gak seharusnya kamu di sini. Kamu jadi ikut dirundung ...." oOOo BAB 4 – DAVIN, AMBAR, DAN SEGALA PENDERITAAN Hampir setiap hari sepulang sekolah, Ambar dan Davin selalu menghabiskan waktu sore di halaman belakang rumah. Menunggu senja datang sambil melakukan hal-hal yang random. Yang sering mereka lakukan adalah menangkap kupu-kupu dan kalau tidak ya hanya duduk-duduk di atas rerumputan sambil memandang langit. Tapi kali ini berbeda. Davin sejak tadi sibuk dengan buku gambar dan pensilnya. Sesekali dia mendongak,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD