Sandra keluar dari ruangan Nathan dengan wajah yang sumringah. Ia pikir Nathan akan mengabaikannya. Beberapa waktu terakhir Nathan mengabaikan telepon juga chatnya, tetapi karena lelaki yang ia cintai itu sibuk bekerja l. Sandra sangat senang karena Nathan ternyata sangat peduli padanya. Bahkan menawarkan bantuan untuknya dan keluarga. "Gue yakin sebenarnya Nathan tuh udah cinta sama gue, tapi karena perempuan miskin itu kembali, dia jadi bingung. Pokoknya gue harus ngelakuin sesuatu supaya perempuan itu pergi dan berhenti bikin hubungan gue sama Nathan kacau. Apa gue lanjutin aja rencana gue yang dulu ya?" Ia kemudian teringat akan sesuatu. "Tumben Kiano gak ada kabarnya. Apa uangnya belum habis ya? Dasar brengs*k! Tapi bagus deh. Papa pasti lagi susah kalau gue mintain duit," monolog

