bc

ME AND BOSS MAFIA

book_age18+
8
FOLLOW
1K
READ
mafia
bxg
others
like
intro-logo
Blurb

Liam Robert Vincent adalah seorang mafia yang berdarah dingin,kejam, dan sadis. ia sangat benci perempuan. dan dia sangat dipaksa oleh adiknya untuk menikah. lalu apakah dia akan menikah? dan apakah akan ada perempuan yang bisa meluluhkan hati seorang pria yang sadis?

chap-preview
Free preview
bab 1
Di ruangan CEO yang sangat besar, luas, mewah dan dingin. Terlihat Robert sedang berdiri tegak dengan posisi tangan berada disaku celananya, kondisi yang sedang marah saat tau orang yang sangat dia percayai untuk sebuah proyek besar malah membuatnya sangat kecewa. "Hm, berapa uang yang dia gelapkan?" tanya Robert kepada Jack asistennya. "Kisaran 1,5 sampai 2 miliar bos, semuanya sudah saya periksa. Pak William menggunakan uang itu untuk berfoya-foya, minum ke bar, berjudi dan bersenang-senang bersama perempuan kupu-kupu malam" jawab Jack dengan tegas dihadapan Robert. "Oke, kalau begitu malam ini bawa laki-laki itu ke tempat biasa, saya sudah lama tidak bermain-main dengan darah" perintah Robert dengan senyuman yang jahat menghiasi wajah tampannya. "Siap bos, akan saya laksanakan" jawab Jack sambil mengangguk lalu pergi. "Wow, setelah sekian lama ada juga yang berani bermain-main denganku, apakah laki-laki itu sudah bosan dengan hidupnya?" senyum smirk dikeluarkan Robert di bibirnya yang sangat menyeramkan. ****** Ruangan bawah tanah dikediaman Liam Robert Vincent ada seorang laki-laki yang sedang bersimpuh dikaki Robert dengan keadaan banyak darah yang mengalir di badannya akibat cambukan yang keras dari Robert. Ya dia adalah William pamannya Celine, karena ketahuan menggelapkan uang proyek sebesar 2 miliar yang membuatnya menanggung akibat yang saat ini dia rasakan. "Hey, cepat bawa laki-laki tua ini ke sarang harimau, saya ingin menyaksikan badannya habis dimakan oleh harimau peliharaan saya" ucap Robert dengan tatapan yang sangat dingin dan menyeramkan. "Jangan tuan, tolong ampuni saya. Saya berjanji akan melakukan apapun untuk bisa membayar semua hutang saya" ucap William. "Wah penawaran yang sangat sangat murahan,memangnya apa yang anda punya? sehingga berani sekali untuk bernegosiasi dengan saya seorang Liam Robert Vincent, orang yang disegani di seluruh dunia." tanyanya berjongkok dihadapan William dan mendekatkan wajahnya dengan wajah William. "Begini tuan, saya mempunyai keponakan perempuan sangat cantik dan sexy, yang bisa tuan jadikan sebagai istri atau babu dirumah tuan" jawabnya percaya diri. Robert menarik rambut belakang William dengan sangat kasar, Robert semakin marah setelah William mengatakan itu kepadanya. "Anda pikir saya tertarik dengan tawaran yang murahan itu? "tanya Robert dan melepaskan tangannya dari kepala William . "Jack suruh anak buahmu menyeret laki-laki tua ini. Saya sudah muak melihat wajahnya" ucap Robert dengan lantang lalu berdiri sambil memasukkan tangannya kesaku celana. Jack mendekati Robert yang sedang berdiri dan melihat laki-laki tua itu diseret lalu Jack membisikkan sesuatu ditelinga Robert. "Ikat laki-laki itu dengan rantai besi agar dia tidak bisa pergi dari tempat ini dan awasi terus jangan sampai keluar." perintah Robert dengan lantang lalu pergi dari ruangan itu. "bereskan laki-laki ini, pastikan jangan sampai dia keluar dari tempat ini, mengerti?"perintah Jack kepada anak buahnya. "siap" ucap anak buahnya. Jack langsung menyusul Robert yang sudah berjalan duluan. ** Ruang kerja Robert Kedua laki-laki yang sama-sama dingin itu sudah duduk di sofa diruangan kerja Robert. “Apa maksud ucapan mu tadi? Aku sama sekali tidak mengerti” tanya Robert kepada Jack karena ucapan Jack yang di ruang bawah tanah tadi. “Aku punya ide untukmu, karena kamu sudah lumayan tua terkadang banyak nanya. Kenapa seorang Liam Robert Vincent yang kaya raya dan juga sangat tampan belum menikah? Jadi aku menyarankan untukmu supaya menikahi keponakan Pak William, kamu bisa melakukan apapun dan sesuka hatimu kepadanya” ucap Jack dengan santai. “Ya kalau ngomong tidak usah mendekat juga, sana jauh-jauh” Robert mendorong tubuh Jack. ”Jadi gimana dengan saran ku, apa kamu setuju? Lumayan kau ada temannya”, Jack Kembali bertanya untuk memastikan jawaban Robert. “Aku tidak setuju, kamu tahu kalau aku tidak menyukai bahkan membenci perempuan. Lihat saja di rumahku apa ada pekerja perempuan? Aku sengaja merekrut pekerja laki-laki supaya tidak ada perempuan dirumah ini kecuali Michella”. jawab Robert dengan tegas dan mata memerah karena menahan amarah atas saran Jack. “Tapi kau bisa menempatkannya diruang bawah tanah, jika kamu tidak ingin melihatnya” ucap Jack lagi. “Jack cukup, sekali tidak ya tetap tidak” jawab Robert dengan nada tinggi lalu pergi meninggalkan Jack sendirian dan Robert langsung menuju kamar utama . Klekkkk… Robert membuka pintu kamarnya, kamar yang sangat rapi, mewah dan indah. Kamar yang berukuran 10mx10m penuh dengan kemewahan, Kasur yang ukuran King size, lemari dipenuhi baju-baju yang bermerk ternama di dunia, dan juga kamar mandi yang sangat luas dan mewah. Dan juga diluar kamar ada balkon dan taman kecil, Ketika melewati taman kecil ada pintu masuk menuju kolam renang pribadi milik Liam Robert Vincent. *** Robert hanya mendengar kata perempuan akan tinggal dirumahnya membuat dirinya merasa sangat gerah, panas dan penuh dengan emosi. Robert segera berjalan kearah Kamar Mandi untuk membasuh badannya. Aish aku mandi saja untuk menghilangkan emosi, tiba-tiba rasanya darahku mau mendidih saat Jack menyarankan aku untuk membawa perempuan kerumah ini, apa lagi menikahinya. Makin membuat emosiku semakin ngelunjak.batin Robert Robert menghidupkan shower, kemudian membasahi badannya dengan air dingin. Setengah jam Robert membiarkan air itu mengalir membasahi badannya setelah itu ia bergegas memakai handuk dan keluar dari Kamar Mandinya. Argh…..Enak sekali rasanya jadi lega. gumam Robert dan berjalan kearah lemari bajunya, Robert melihat jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Tok…Tok…Tok… Klekkk…. Jack datang kekamar Robert, sambil membawa minuman. “Bos kita minum dulu, aku rasa bos membutuhkan minuman ini” Jack melemparkan minuman dingin bersoda kepada Robert lalu ia segera menangkapnya. “Kau memang yang paling mengerti diriku” ucap Robert tersenyum tipis. “Bos sebaiknya kita keluar cari angin, aku lihat bos sedang jenuh”Jack mengajak Robert untuk keluar. “Aku sedang tidak mood, kamu pergilah sendiri” jawab Robert sambil meminum minuman yang ada ditangannya. “Ayoklah bos, kau juga lagi jenuh. Sekali-kali kita cari udara segar, aku bosan setiap hari dikantor sama dirumah ini terus” ajak Jack lagi. Kedua laki-laki itu akhirnya memutuskan untuk keluar rumah untuk mencari udara segar, malam ini Jack menjadi supir Robert. Jack menjalankan mobilnya sedangkan Robert hanya duduk bersantai disamping. Walaupun jam sudah menunjukkan Jam 9 malam lebih, tetapi masih banyak orang yang berkeliaran dan berjalan-jalan. Apalagi ini adalah malam minggu. “Sebenarnya kita ini mau kemana? Daritadi kamu membawa hanya keliling-keliling tidak jelas” tanya Robert yang sudah mulai bosan duduk disamping Jack. “Aku juga bingung bos” Jack menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil celingak-celinguk kearah luar. “Bos, bagaimana kalau kita makan martabak yang itu? Jack menunjuk kearah penjual martabak yang bertuliskan Martabak Nyos. “Kamu sudah gila? Seorang Liam Robert Vincent kamu ajak makan ditempat seperti itu? Robert menatap malas kearah penjual martabak itu. “Aduh bos, percaya deh martabak itu pasti enak. Lihat saja pembelinya saja sampai mengantri gitu”Jack mencoba mengajak Robert. Sifat Robert keras dan dingin hanya berlaku kepada orang lain saja, tapi kalau bagi Jack. Robert itu orang yang penurut. Buktinya Robert mau turun dan makan martabak yang ditunjuk oleh Jack tadi. Tanpa banyak omong dan melihat orang sekitar yang sedang memperhatikannya daritadi. Robert langsung mencari kursi kosong dan duduk untuk sembari menunggu Jack yang sedang memesan martabak. Kursi dibelakang Robert ada wanita-wanita cantik yang sedang memandangi dirinya. “Itukan Robert, yang pengusaha terkenal itu. Ternyata dia lebih ganteng aslinya ya” ucap wanita yang berada dibelakang Robert. “Iya ganteng banget malahan, sekretarisnya juga tidak kalah ganteng. Siapa yang tidak mau laki-laki kaya gitu” ucap salah satunya lagi. “Kira-kira dia sudah punya pacar gak ya? Secara kan dia ganteng dan kaya raya, tidak mungkin sendiri saja”ucapnya lagi “Yang kalian ucapkan itu apa sih? Aku tidak mengerti” ucap Celine yang kebetulan lagi nongkrong Bersama temannya. “Astaga Cel, masak iya kamu tidak mengenal Robert. Dia itu pengusaha terkaya di dunia, lihatlah tampangnya sangat ganteng”jawab salah satu teman Celine. Celine melihat kearah laki-laki yang teman-temannya bicarakan tadi, dan kebetulan juga Robert melihat kearah mereka karena rishi daritadi selalu membicarakan dirinya. Alhasil kedua pasang mata itu saling bertemu, tetapi Robert langsung membuang muka, tanda dia tidak senang dikagumi oleh perempuan. “Hey kalian ini, ganteng saja tidak cukup kalau orangnya dingin dan sombong” jawab Celine saat melihat wajah tampan Robert barusan. “Yang penting ada yang bisa dibanggakan darinya” ucap temannya membela lagi. “sudah ah kalian ini, tidak usah membicarakan orang lain lagi. Lebih baik kita pulang saja ini sudah larut malam” ajak Celine melewati Robert lalu berjalan kearah kasir penjual martabak itu. “Aku duluan ya Oliv, kia” ucap Celine lalu mengendarai scoopy nya untuk pulang ke rumah paman William dan bibi Angel. Sesampai dirumah Celine langsung memarkirkan scoopy nya didepan rumah kemudian masuk kedalam rumah. Celine melihat bibi Angel dan anaknya yang seumuran dengannya sedang duduk disofa. bersambung.....

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Kali kedua

read
222.6K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
16.9K
bc

TERNODA

read
202.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
195.0K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.0K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.4K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.2K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook