Ry berusaha tak menyadari kehadiran gadis yang ada di sebelahnya yang ia tahu begitu takut padanya padahal dia tak melakukan apa-apa tapi ia sudah begitu ketakutan. Hal itu tentu saja membuatnya semakin kesal.
Dipaksa pulang ke rumah sudah membuatnya begitu kesal dan bertemu kembali dengan gadis itu lebih membuatnya kesal lagi. Gadis yang selalu merasa takut padanya dan juga merupakan milik adiknya.
Akhirnya mereka tiba di rumah dan dirinya bisa melihat gadis itu yang dengan cepat membuka pintu mobil dan bahkan hampir melompat turun dari mobil. Dia sungguh tak mengerti penyebabnya kenapa gadis itu begitu takut padanya.
***
Flo berlari masuk ke dalam rumah dengan cepat dan segera mencari keberadaan Jeff. Ia menerobos masuk ke kamar laki-laki itu dengan napas yang terengah.
"Kenapa, Flo? Habis lihat hantu?" tanya Jeff heran.
"Iya dan semua ini gara-gara kamu! Jadi kamu harus belikan aku 5 novel," ujar Flo dengan napas yang masih terengah.
"Sadis amat, Nona," ujar Jeff.
"Anda lebih sadis, Tuan. Kenapa tidak info tahu kalau Papa langsung jemput si Mr. Amerika?" tanya Flo kesal.
"Aku jadi harus duduk di samping dia selama 30 menit dan badanku kaku semua karena tidak berani bergerak seperti patung," gerutu Flo kesal.
Jeff hanya tertawa terbahak-bahak mendengarnya dan dengan marah Flo melemparnya menggunakan buku yang dipegangnya. Ia sedikit lega saat rasa kesalnya sudah ia lampiaskan.
"Maaf! Maaf!" ujarnya masih tertawa hingga ia tak yakin jika laki-laki itu memang tulus mengucapkannya.
"Ayo, cepat kita selesaikan tugasnya karena aku ingin cepat pulang."
"Kenapa setiap ada Mr. Amerika kamu ingin cepat pulang?"
"Kakakmu itu kalau sampai bertatapan dengannya, horornya melebihi hantu dan kamu sendiri saja takut sama dia, apalagi aku yang bukan siapa-siapanya."
Jeff kembali tertawa mendengarnya.
"Selain itu setiap ada dia maka Faith si nenek sihir pasti akan datang juga," sambung Flo.
"Oke, ayo, kita kerjakan sekarang juga."
Mereka kemudian keluar dari kamar dan menuju ke meja belajar yang ada di ruang santai tak menyangka saat turun ucapan Flo sudah menjadi kenyataan.
"Kak Ry, aku kangen Kakak," teriak Faith dan memeluk Ry dengan erat. Flo heran kenapa gadis itu tidak takut sama sekali dengan Ry padahal dirinya saja bisa melihat wajah kaku laki-laki itu saat ini.
"Gadis miskin ini kenapa ada di sini?" tanya Faith saat melihat Flo.
"Aku yang mengundangnya, tidak seperti seseorang di sini yang datang tak diundang," ujar Jeff sinis dan tak peduli jika pertengkaran akan pecah di ruangan itu.
"Udara di sini jadi banyak kuman gara-gara kehadiran jalang itu," tambah Faith tak menggubris ucapan Jeff.
Flo sangat kesal mendengarnya dan jika ada kaca yang besar di rumah ini mungkin dia akan mengangkatnya dan meletakkannya di hadapan gadis itu agar dia bisa berkaca akan kelakuannya sendiri sebelum menghujat orang lain.
"Hey! Nenek sihir lebih baik kamu berkaca biar sadar diri," ujar Jeff yang membuat Flo tak bisa menahan tawanya mendengarnya sebab tak mengira jika pemikirannya sama dengan Jeff.
Faith baru ingin membalas saat Ry menarik lengannya dan membawanya pergi dari ruangan itu hingga Flo bisa bernapas lega kembali.
"Kenapa kamu tidak balas saja ejekan Faith?"
"Buat apa? Yang waras lebih baik mengalah daripada jadi ikut gila seperti dia."
"Jadi kamu bilang aku tidak waras?" tanya Jeff.
"Menurutmu?" tanya Flo dan bergegas kabur dari sana.
"Flo, awas kamu! Sudah aku belain bukannya bilang terima kasih malah kamu mengejekku."
Flo hanya tertawa mendengarnya dan terus berlari hingga sampai di ruang santai.
"Iya, maaf dan terima kasih karena sudah belain aku. Kamu memang pahlawanku," ujar Flo tertawa dan Jeff hanya tersenyum mendengarnya kemudian mereka fokus mengerjakan tugas.
Waktu terus berjalan dan tanpa mereka sadari hari sudah sore.
"Flo, makan malam di sini saja ya?" tanya Sarah.
"Tapi, Ma, aku belum mandi," ujar Flo.
"Kamu mandi apa enggak juga sama saja. Tetap bau," ujar Jeffry hingga membuat Flo menatapnya dengan tajam dan Sarah hanya tertawa mendengarnya.
Tanpa Sarah sadari diam-diam Flo menendang kaki Jeff yang ada di bawah meja.
"Akh!" teriak Jeff.
"Ada apa, Jeff?"
"Ditendang gajah, Ma," ujar Jeff yang membuat Flo kembali memelototinya.
Sarah hanya tersenyum mendengarnya sebab ia sudah tahu penyebabnya hingga tanpa sengaja ia menemukan Ry sedang berdiri di atas dengan kedua tangan bertumpu di pagar menatap ke bawah dan Sarah menyadari ke mana putranya menatap tapi saat dia baru ingin memanggilnya laki-laki itu sudah pergi dari sana.
"Flo, kamu bisa mandi di sini saja, nanti Mama minta Bibi ambilkan handuk bersih."
"Maaf, Ma, aku baru ingat kalau harus belajar karena besok aku ada ujian."
"Kalau begitu besok setelah pulang dari kampus kamu langsung ke sini saja ikut Jeff karena Mama mau undang papa sama mama kamu untuk makan malam di sini," ujar Sarah berubah pikiran sebab dia juga ingin memastikan sesuatu.
"Baik, Ma."
"Sekalian bawa baju ganti yang cantik."
"Oke, Ma," ujar Flo yang membuat Sarah tersenyum dan ia membelai kepala Flo dengan sayang.
Saat Sarah pergi ia kembali menendang Jeff karena menyamakan ia dengan gajah.
Selesai mengerjakan tugas ia menghabiskan waktu bersama Jeff menunggu papanya selesai bekerja.
Saat mereka sedang berbicara tiba-tiba Ry lewat di depan mereka dan seketika mereka terdiam tak berani bicara. Apalagi Flo yang langsung menundukkan kepalanya dengan cepat saat laki-laki itu menatapnya.
"Kalian berdua bisa tidak jangan berisik?!"
Bukannya menjawab mereka malah langsung bangun dari sana kemudian berlari pergi secepatnya dan Flo langsung bergegas pulang saja saat melihat papanya sudah selesai.
"Ry, ada apa?" tanya Sarah saat melihat putranya tampak marah karena sesuatu.
"Tidak apa-apa, Ma," ujar Ry kemudian memeluk mamanya sebab sejak tadi ia memang belum menyapanya. Saat tadi ingin turun menyapanya dia membatalkan niatnya sewaktu melihat dia sedang berbicara dengan Flo.
"Maafin aku Ma yang sudah lama tidak pulang."
"Ya, yang penting kamu sudah pulang sekarang, terima kasih karena mau mendengarkan perintah Papa," ujar Sarah mendekap putranya.
"Apa aku punya pilihan, Ma?" tanya Ry masam masih sedikit kesal akan hal itu sebab pikirannya saat ini sungguh sudah tak bisa diajak berkompromi. Dia terus memikirkan pekerjaannya yang ada di Boston.
"Kamu tahu sifat papamu karena kurang lebih kalian berdua sama saja," ujar Sarah tersenyum.
"Ya," timpal Ry.
"Ya, sudah kamu istrirahat saja dan nanti saat makan malam baru turun."
"Baik, Ma."
***
Tengah malam Flo merasa jika ia mendengar ponselnya berbunyi dan dengan kesal ia menutup kepalanya menggunakan bantal tapi suara itu tak mau berhenti.
Dengan enggan ia melihat jam yang menunjukkan pukul 2 dini hari. Pada jam seperti ini ada yang menelepon apa mungkin itu hantu?
Sambil memejamkan mata Flo meraba-raba pada nakas di samping tempat tidurnya dan tanpa melihat peneleponnya ia menjawabnya.
"Hmmm."
"Flo."
"Apa, Setan?" tanya Flo dengan suara yang mengantuk.
"Aku Jeff."
"Setan jika sudah jam dua pagi masih telepon orang," ujar Flo kesal.
"Kamu kok gitu sih!"
"Habisnya kamu enggak tahu waktu dan enggak bisa lihat juga ini sudah jam berapa. Tahu enggak orang lagi enak-enaknya tidur harus terganggu oleh telepon darimu," ujar Flo kesal.
"Kalau bukan hal penting tidak mungkin juga aku akan meneleponmu di jam seperti ini."
"Ada apa?" tanya Flo masih memejamkan mata tak ingin membukanya.
"Mama mau jodohin kamu sama Mr. Amerika."
Flo seketika membuka matanya dan menatap layar telepon. Ia bisa melihat jika di sana memang tertera nama Jeff yang meneleponnya.
"Jeff."
"Ya?"
"Kamu lagi tidur?"
"Kalau lagi tidur enggak mungkin kali aku telepon kamu."
"Lagi mengigau?"
"Kamu kali yang mengigau."
"Habis bicaramu melantur."
"Emang benaran kok Mama mau jodohin kamu sama Mr. Amerika dan aku cuma mau kasih tahu biar kamu enggak shock nantinya."
"Sudah aku enggak percaya palingan kalau aku percaya kamu bakal bilang, aha! Flo, kamu aku kerjain. Basi!" ujar Flo.
"Kamu bakal menyesel Flo kalau enggak percaya sama aku "
"Peduli amat! Aku mau tidur lagi, lama-lama bisa mimpi buruk aku kalau bicara terus sama kamu," ujar Flo dan mematikan telepon dengan kesal.
***
Jangan lupa klik love & komentya jika suka dan kalian juga akan mendapatkan notifikasi saat saya update new part. Thx ^^