Kim Beom termenung di kamarnya. Ia memikirkan perbincangannya yang mana lebih ke arah perdebatan dengan Adel. Ia masih memikirkan apa yang menjadi kesulitan Adel. Kim Beom mengerti, Adel pasti berfikir munkin jika ia membunuh diri sendiri dan bukan dirinya, maka semua ini akan berakhir. Tetapi tidak semudah itu mengakhiri dendam ini. Takdirnya sudah di tentukan. Tepat disaat ia bersatu dengan jiwa Asklepios, saat itulah takdirnya berada di tangan Dewi Macaria. Jika saja Dewi Macaria mati, tidak menutup kemungkinan jika nantinya aka nada Dewi Macaria yang lain. dan jalinan takdir ini akan terulang kembali. Kim Beom tak ingin mengalami hal itu untuk kedua kalinya. Ia tak ingin melihat kematian orang yang dicintainya untuk kedua kalinya. Maka dari itu, Kim Beom berfikir

