Chapter 58

2055 Words

Adel sudah hampir memasuki area kantin, tetapi tarikan kuat dari belakang membuatnya mau tak mau berbalik dan menabarak d**a bidang Henry.           “Aww!!!” keluh Adel.           Henry mengatur nafasnya yang tersenggal. Sedikitnya ia merasa lega karena bisa mendahului Adel dan mencegah perempuan itu menemui Sarah.           “Kau ini ya.. hahh.. haahh jahil sekali…” ucap Henry dengan nafas tersenggalnya.           Adel terkekeh pelan dan mendongak menatap Henry. “Aku kan hanya ingin melihat pacar barumu.” Kata Adel dengan senyum menyebalkannya itu.           Henry melotot ke arah Adel, “Pacar baru matamu tiga!!” umpat Henry. Ia memijit pelan kepalanya yang tiba-tiba saja migraine.           “Sudah ku katakana bahwa ia adalah teman ku, bukan pacar ku. kau mengerti tidak sih?” ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD