Egois

207 Words
Aku minta maaf banget banget banget bangettttt:""""( "Intinya??" ucap Fellysia dengan nada songong. "Ha?... Ya intinya aku pergi dari rumah itu." ujar Abian. "Dengan membawa kabur Fellysia? Terus mengurusnya sendirian? Padahal kamu nggak tahu apa pun tentang mengurus bayi. Kamu cuma tahu buat s**u dan gantikan pakaian Fellysia." tegas Ziva. "Tapikan seenggaknya Fe-" "Seenggaknya apa? Seenggaknya Fellysia jauh dari rumah itu? Gitu maksud kamu?" ujar Ziva yang memotong ucapan Abian. "Bukan gitu.." "Kamu egois bian. Fellysia butuh orang dewasa untuk mengurusnya, bukan orang seperti kamu yang hanya memikirkan diri sendiri." ujar Ziva. "Kalo aku memikirkan diriku sendiri, Fellysia bakal aku tinggalkan dirumah neraka itu va." ucap Abian dengan nada sedikit di tekan sambil menunjuk ke arah jendela yang mungkin saja itu menuju arah rumah yang sebelumnya ia tempati. "Tapi kamu nggak tahu sama sekali mengurus Fellysia. Sedangkan malam di hari pertama kalian pindah, Fellysia nggak ada kamu kasih makan sama sekali bian." ucap Ziva. "Tapi Fellysia nggak ada nangis sama sekali va.-" "Jadi Fellysia harus nangis dulu biar kamu kasih makan?" tanya Ziva. Abian tak menjawab pertanyaan dan hanya diam memandang Ziva yang sedari tadi memarahi dirinya. "Aku nanya itu di jawab. Kalo kamu lapar memangnya kamu nangis dulu?" ucap sambil memukulkan bantal sofa ke lengan Abian.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD