Brianna memeluk tubuhnya di atas ranjang, melihat jam dinding dan tahu kalau sudah empat jam dia menunggu sosok itu. Sosok yang meninggalkan dia sendirian di rumah besarnya dengan pikiran berkecamuk tidak menentu. Pria itu berkata ada yang harus dia urus dan Brianna yang hanya bisa bungkam tahu apa yang akan diurusnya. Atau dalam kasus ini, seseorang. Apa yang akan dilakukan Devian pada tiga wanita itu? Ah Brianna hanya menipu diri saja. Jelas Devian sangat tahu apa yang akan dilakukannya. Pria itu akan membunuh. Memikirkannya saja membuat tubuh Brianna tersentak tidak nyaman. Ketakutan merajainya, sayangnya bukan pada Devian ketakutan itu tertuju. Melainkan pada apa yang akan menimpa tiga wanita itu. Dia bahkan tidak sadar, sejak kapan Devian begitu menguasai akal sehatnya hingga dia b

