Chapter 32

1052 Words

Devian masuk ke ruangan Joseph yang tengah sibuk menyusun sebuah album di mejanya. Devian yang tahu kalau adiknya tidak sadar dengan kehadirannya datang mendekat. Melihat terlalu banyak foto di sana dan Joseph mengaturnya dengan hati-hati. Seakan foto-foto itu akan terluka jika dia tidak memperlakukannya dengan cukup baik. Devian berdecih. "Kau masih melakukannya?" tanya Devian pada Joseph yang pastinya telah tahu dia di ruangannya. Tapi Joseph jelas mengabaikan kehadiran Devian. "Ini sudah empat tahun dan obsesi itu masih sama," ledek Devian dengan angkuh. Pria itu memilih duduk di depan Joseph dengan meja menghalangi mereka. Tangan Joseph masih sibuk menyusun foto-foto di mejanya. "Apa yang kau lakukan di sini. Kupikir kau tengah bahagia sekarang dan lupa kalau kau masih memiliki adik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD