The New Boss

1311 Words

Cowok itu membekap mulutku. Aku melemparkan tas belanjaku sambil mendorongnya. Kami jatuh ke arah berlawanan. Paperbag yang cowok itu pegang sobek dan beberapa pakaian berserakan. Aku mengatur napasku dan melotot tak percaya melihat isi tasnya. Itu kan kemeja dan setelan yang aku pilih tadi. Jadi... Ya Tuhan!! Dia menatapku tajam, membuat aku langsung merasa bersalah. Dia berdiri dan merapihkan bajunya. Lalu mengambil paperbag kami berdua. Aku hendak berdiri tapi aku meringis saat merasakan nyeri di kakiku. "Aw.." aku kembali terduduk dilantai. Dia menatapku lalu mengulurkan tangannya. Aku dengan ragu memegangnya saat dia membantuku berdiri. "Mba gapapa?" "I..iya.. maaf ya mas. Saya harusnya denger omongan mas tadi. Maaf.." "Gapapa. Salah saya juga gak langsung buka paperbagnya. Saya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD