"Jadi Cinta, mulai minggu depan kamu dipindahkan ke kantor pusat di Jakarta." Suara Pak Aji seperti tidak nyata. "Tapi kenapa Pak? Kok mendadak?" "Jadi, manager bagian Finance disana mau cuti melahirkan. Nah saya merekomendasikan kamu untuk jadi asistennya. Saya melihat kamu mampu di posisi itu, kerjaan kamu selalu rapih dan ontime. Itu penting dalam kinerja perusahaan kita. Selain itu basic kamu kan accounting, pasti kamu paham dengan pekerjaannya. Jangan lupa Cinta, gaji kamu naik dan ada tempat tinggal sebagai fasilitas kantor loh." Aku menatap pak Aji dengan mata berbinar. "Terima kasih Pak. Terima kasih atas kesempatan yang bapak kasih. Terima kasih pak!" Aku berkali-kali mengguncang tangan atasan yang menjabat tanganku itu. Aku tidak bisa menahan luapan bangga karena naik jabatan

