Bab 123

1136 Words

Brukk. Dua orang gadis itu menghempaskan Minah di sudut gudang dengan kasar. Tatapan mata mereka penuh dengan kebencian. Entah apa yang akan dilakukan oleh kedua orang itu. Gudang yang terletak di bagian paling belakang restoran itu cukup sepi. Pencahayaan yang kurang membuat tempat itu cukup gelap dan sedikit menyeramkan. Mereka memilih tempat itu karena yakin bahwa tak akan ada yang melihat perbuatan mereka. "Ada apa ini, Kak?" Minah mengelus sikunya yang nyeri karena terbentur tembok. "Kamu ini memang w************n ya!" umpat Siska pada Minah. "Ap-apa maksud Kak Siska?" Minah tak terima Siska menyebutnya begitu. "Halah! Nggak usah berlagak pilon deh. Yang kemarin datang itu cowokmu kan? Kamu pasti juga diam-diam main belakang dengan cowok itu. Lihat saja, pacarnya sampai mar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD