La Tahzan

2934 Words

"Mai!" Semua mata tertuju pada mobil yang baru masuk mendekati lobi. Bani dan beberapa lelaki di dekatnya kompak tertawa tanpa suara. Sudah deg-degan menunggu jawaban Maira atas ketiga tawaran yang datang eeeh malah muncul Rangga. Humaira menunduk, menghindari tatapan ketiga lelaki itu. Ia pamit pulang dan memilih Mas Rangga untuk mengantarnya pulang. Tadi ia memang sudah mengirimi pesan pada Rangga. Pertimbangannya ya karena kantor Rangga tak begitu jauh dan lelaki itu adalah Masnya. Ia pikir kalau Hanafi kasihan jika harus mengantarnya. Ia tak menyangka kalau Andros akan datang menjemputnya. Ia lebih kaget karena Agha ikut menawarkan. Meski ia justru berpikir kalau datangnya tawaran dari Agha adalah suatu hal yang sangat wajar. Karena lelaki itu sejalur dengannya dan membawa mobil. Kal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD