Agha tampak santai malam ini. Ia ditemani buku tebalnya dan secangkir kopi. Ia duduk santai di balkon kamarnya sambil menikmati malam. Ini baru jam sembilan malam tapi komplek ini sudah sepi. Ya namanya juga komplek. Apalagi yang tinggal di sini adalah orang-orang sibuk dengan berbagai profesi. Kebanyakan sih pejabat dan pengusaha. Ada beberapa akademisi juga. Namun jumlahnya tak sebanding dengan pengusaha. Agha menarik nafas dalam. Besok pagi ia akan ke rumah sakit Om-nya untuk ikut rapat. Sengaja digelar hari Sabtu untuk menyesuaikan jadwalnya. Menilik ia akan resmi menjadi direktur muda setelah meraih gelar sarjana kedokteran nanti. Tanggung jawabnya jelas. Tapi ini sudah benar-benar didiskusikan dengan baik. Ia yang akan menjabat langsung rumah sakit Om-nya nanti dengan tetap dibantu

