Aku Pergi

1433 Words

“Hei, Nadia!” sapa Kak Dito begitu kami sampai di studio foto miliknya. Ia sedang duduk di depan laptop, mungkin lagi memilah atau mengedit foto. “Ada apa? Kok tiba-tiba mau ke sini? Kalian mau foto prewed ya?” candanya setelah menjawab salamku. “Sembarangan!” Aku menjawab ketus, membuat Kak Dito tertawa, Galang juga. “Kami nggak pakai foto prewed, nanti langsung foto akad aja,” celetuk Galang. “Hahaha, siiip!” Kakak kelasku itu mengacungkan ibu jarinya. “Canda muluk!” Kuinjak kaki Galang hingga ia mengaduh kencang. “Dia nggak suka dicandain Lang, maunya diseriusin!” imbuh Kak Dito lalu tertawa. Kak Dito memang menjadi cukup akrab dengan Galang semenjak kelas sharing di sekolah beberapa waktu lalu. “Iiih, Kak!” Aku melotot ke arah Kak Dito sebal. “Maaf, Nadia, bercanda.” Kak Dito

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD