"Ibu itu ada siapa?" tanya Dion ketika mendengar suara ayahnya sedang berbicara dengan seseorang di teras rumah. Berdiri di sofa di mana ibunya sedang duduk. Dengan penasaran ia mengintip tetapi tidak bisa melihat dengan jelas ke arah luar dari ruang tengah. "Ada Om Reza, temennya ayah. Dion mau ke sana? Kenalan sama teman ayah gih." Tadi Wira pulang bersama temannya yang beberapa waktu lalu pernah berencana bertemu di kantor tetapi urung karena Reza tiba-tiba ada urusan dan Wira akhirnya mendatangi istri di rumah sakit. Anak itu menggeleng. "Gak mau, Ibu. Dion malu," jawabnya sambari memeluk leher ibunya hingga pipi mereka saling menempel. Mita terkekeh, dengan gemas ia menggerakkan kepala dan mengecup pipi anak itu dan menggigitnya pelan. Dion melotot seraya menjauhkan diri, menat

