"Masih mikir juga?" tanya Wira, tidak percaya. "Bahasa segitu mudahnya kamu gak ngerti?" "Enggak. Aku lagi males mikir." Kini Wira yang tampak kesal, menyingkirkan sang istri dari pangkuannya. "Terserah kamu lah," ujarnya sembari bangkit berdiri dan pergi menuju kamar mandi. "Lah? Kenapa jadi Mas yang marah. Kan harusnya aku," protes Mita tetapi diabaikan oleh suaminya. Ia pun terkekeh sambil mengusap perut. "Kamu kok bikin ayah jadi sensi gitu sih, Nak? Lihat tuh ayahnya ngambek." Mita sengaja menunggu suaminya keluar dari kamar mandi hingga lupa pada Dion yang ia suruh menunggu di kamar sebelah. Tak lama kemudian, Wita keluar dan melihat sang istri masih duduk disofa tetapi ia abaikan karena kesal. Entah kenapa, ia kesal saja. Mita menghampiri suami yang sedang melepas jam tangan k

