"Ayah!" Mita dan Wira yang sedang duduk di balkon kamar, menoleh saat mendengar suara Dion. "Tumben manggil mas. Biasanya manggil kamu," komentar Wira. Mita hanya mengangkat bahu, tidak mengerti. Wira kemudian bangkit berdiri dari kursinya dan menghampiri Dion. "Kenapa, Nak?'' "Ibu mana, Ayah?" "Ujung-ujungnya tanya ibu juga," sahut Wira sambil menuntun tangan anak itu, menghampiri istri. "Tuh, ibu!" "Kenapa jadi aku? Kan tadi manggil Mas," sahut Mita. "Iya, manggil mas tapi buat nanyain kamu." Mita terkekeh sambil menarik lembut anak itu. "Kenapa Dion nyariin ibu?" "Ibu, kamar Dion mana?" tanya Dion. Tidak lantas menjawab, Mita menoleh pada sang suami. "Di samping. Dion mau lihat?" Wira yang menjawab. Dion menoleh pada sang ayah. "Pindahin ke sini aja, Ayah." "Apanya?" "Kas

