"Dion mau ikut oma?" tanya Andini saat suaminya datang menjemput. "Bawa aja, Oma. Di sini juga suka gak nurut sekarang," sambar Wira, sengaja menggoda anaknya. Dion memeluk kaki sang ibu. "Dion mau di sini sama Ibu," cicitnya. "Kok sekarang dia selengket itu sama kamu?" tanya Andini, setengah berbisik pada putrinya agar tidak terdengar oleh Dion. "Aku juga gak tau, Ma. biasanya gak kayak gini. Tapi ini udah beberapa hari kayak gini trus. Ada kali semingguan. Sampai-sampai berantem terus sama ayahnya gegara aku gak boleh dideketin," jawab Mita. Andini tersenyum. "Mungkin dia mau punya saingan. Ya udah, mama pulang dulu." Kemudian mengalihkan tatapan pada Dion. "Dion nggak mau ikut oma?" Sekali lagi anak laki-laki itu menggelengkan kepala. "Ya udah kalau nggak mau. Oma pulang dulu." A

