Aku panik. Benar-benar panik. Aku tidak merasa berbuat apa-apa tapi mengapa jadi seperti ini? Astaga aku ingin menangis. "Via! Kamu udah terlalu lama di dalam!" Aku gamang. Antara keluar atau tetap di dalam kamar mandi. Suara Adio sudah kesekian kali memanggilku. Namun, jika aku keluar.. "Via! Saya sudah telat ini!" Adio berteriak sekali lagi. Memutuskan keluar dari kamar mandi sebelum Adio mengamuk, aku berjalan sembari menutupi wajahku. Astaga! Ini benar-benar menyebalkan. "Kamu tidur di dalam?" sindirnya di depan pintu kamar mandi. Aku hanya menggeleng saja kemudian masuk ke dalam kamar. Aku masih termenung di depan cermin menatap nyalang pada wajahku. Astaga! Ini yang pertama jerawatku tumbuh di ujung hidung dan di dagu! Benar-benar memalukan! Aku harus bagaimana? Rasanya tidak i

