Bab 15 – Sentuhan Mematikan

1409 Words

Pagi itu, suasana di meja makan terasa sunyi. Kembang, dengan tatapan sayu tetap berusaha ceria di depan Adel yang terlihat begitu lesu. Bocah itu sendiri hanya menunduk diam, menggoyangkan kakinya pelan dengan seragam olahraga sekolah yang sudah melekat di tubuhnya. Sebuah persiapan yang terasa sia-sia baginya. Tiba-tiba, suara langkah sepatu yang tegas menuruni tangga memecah keheningan. Kembang tidak menoleh, berasumsi itu hanya Raja yang hendak berangkat ke kantor seperti biasa. Namun, sosok yang muncul di ambang ruang makan membuat gerakan tangan Kembang terhenti di udara. Raja berdiri di sana, tidak mengenakan setelan jas formal atau kemeja kerja yang kaku. Ia tampil sangat berbeda, jauh lebih segar dan kasual. Raja mengenakan polo shirt berwarna biru navy yang pas di tubuh atlet

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD