“Ini kopinya.” Setelah membuat wajahnya kembali ke mode santai, Kembang mengantar kopi dan stoples kue kering untuk Raja dan Sultan. Wanita pura-pura tidak mendengar apa pun pembicaraan keduanya dan memilih memasang wajah ceria seperti biasanya. “Thanks, ya, Kembang,” sahut Sultan kemudian. Ia tanpa permisi mengambil kue kering dan mulai memakannya. Sementara Raja masih menatap Kembang dengan saksama. Ia tak tahu, tapi hatinya bilang jika wanita di depannya ini pasti mendengar apa yang tadi ia dan Sultan bahas. “Sama-sama. Ya, udah lanjut. Aku mau balik ke belakang.” “Gabung aja sini. Kayak sama siapa aja,” kata Sultan usai menelan kudapan manis itu ke tenggorokan. “Nggak, deh. Kalian lagi kerja, aku nggak mau ganggu.” Kembang tersenyum sekali lagi sebelum akhirnya berlalu. Namu

